Tuesday, May 29, 2018

Hello Seoul !!!!!


Hello Seoul !!!! 

Assalamualaikum, mari saya ceritakan tentang sebuah ketidakmungkinan yang menjadi mungkin. Bagaimana perjalanan ternekad menuju Negara Impian “SEOUL”. Oke, mungkin banyak orang yang kaget karena tiba-tiba saya memposting foto sudah berada di Seoul, jangankan orang, sayapun juga kaget !!. Sebenarnya perjalanan ini memang sudah direncanakan dari beberapa tahun yang lalu, berawal dari sebuah pengharapan yang disebut dengan mimpi,  many plans, but little planning, YASS!!
Awal Mula Rencana….
            Lets started, banyak yang bertanya berapa tiket ke korea, berapa budget yang dibutuhkan bagaimana mengurus visa dllnya, oke pelan-pelan nanti saya akan bahas satu persatu dalam cerita ini ya. Seperti yang saya sebutkan tadi rencana ke Korea ini memang sudah lama terbersit, lebih tepatnya setelah terbentuknya Genk INSPIRIT NUSANTARA (setelah konser INFINITE EFFECT 2015). Grup ini terdiri dari 12 orang Inspirit dari berbagai Daerah di Indonesia, kemudian kami membuat arisan yang rencananya uang arisan dapat kami keep untuk biaya ke Korea, nonton Konser, ataupun untuk keperluan lainnya. Kami punya mimpi untuk pergi bersama-sama Ke Korea dan berfoto depan Woollim ent, begitulah awal mulanya. Namun seiring berjalannya waktu, di tahun 2017 sudah beberapa dari kami yang mulai sibuk dengan kehidupan pribadi yang memang lebih penting daripada hanya sekedar BERFANGIRLING, namun tentunya keinginan untuk pergi ke Korea masih terbersit pada beberapa orang diantara kami. Awal tahun 2017 Saya, Dinda , Henny dan Riska sudah berencana dan bertekad harus bisa ke Korea tahun depan. Dengan modal uang hasil arisan yang seadanya yang pastinya belum cukup untuk bertahan hidup disana. Dinda dan Henny yang paling semangat, mereka yang paling gencar untuk mencari tiket promo menuju Seoul, mereka paling giat untuk mencari Informasi guest house, dll. Singkat cerita kami berempat akhirnya mendapatkan tiket promo menuju Seoul, walaupun dengan maskapai penerbangan yang berbeda, Kenapa? Ceritanya panjang kalau harus dijelaskan secara detail.
Bagaimana Mengurus VISA ???
           Kebanyakan orang mungkin akan ragu sebelum mulai mengurus VISA, ya kami pun demikian. Ada banyak referensi yang kami baca, kami tanyakan informasi terkait dengan bagaimana syarat dan proses pembuatan visa. Seperti biasa kami membagi-bagi tugas untuk sama-sama mencari INFORMASI. Setelah mendapatkan banyak referensi akhirnya kami memutuskan mengurus visa melalui Agen, berhubung kami mempunyai teman yang saudaranya bekerja di Agen travel dan dia sudah biasa mengurus Visa untuk ke korea jadi Alhamdulillah aman, tidak perlu bersusah payah, yang kata orang harus dengan tabungan  sampai 50 juta rupiah  SALAH BESAR !!! cukup  dengan uang sejumlah 10 atau 15 juta di rekening tabungan kami sudah bisa mendapatkan visa di tangan.  

Dokumen yang perlu disiapkan

Syarat Dokumen Pengajuan visa Korea Selatan sebenarnya tidak terlalu ribet apabila kalian bekerja sebagai PNS/karyawan suatu perusahaan. Beberapa dokumen yang nantinya akan diminta oleh pihak kedutaan Korea Selatan  sebagai berikut:

  1. Paspor asli (berlaku minimal 6 bulan sebelum expired)
  2. Fotokopi Paspor asli (halaman biodata dan juga pada halaman yang ada cap visa dari negara yang pernah dikunjungi dan juga cap imigrasi)
  3. Paspor lama (opsional, ini terutama diperlukan apabila cap-cap visa dan imigrasi tersebut ada di paspor lama dan paspor baru masih kosong atau baru sedikit)
  4. Fotokopi KTP
  5. Kartu Keluarga (fotokopi) atau Buku Nikah (bagi pasangan baru yang belum memiliki KK)
  6. Akta Kelahiran (fotokopi)
  7. Formulir Permohonan Visa (diisi lengkap dan disertai dengan 2 lembar foto diri ukuran 3×4 dengan latar belakang warna putih).
  8. Rekening koran 3 bulan terakhir
  9. Surat referensi bank (opsional, apabila ada lebih baik)
  10. Fotokopi bukti potong pajak SPT PPH 21
  11. Slip gaji 3 bulan terakhir
  12. Fotokopi tiket penerbangan dan bukti reservasi penginapan
  13. Itinerary Selama di Korea

Sedangkan untuk yang Masih sekolah, Mahasiswa ataupun yang belum memilik pekerjaan Syarat dokumen yang diserahkan tidak jauh berbeda, namun harus memiliki sponsor terkait dengan keberangkatan nanti, dokumen yang harus disiapkan sebagai berikut :

  1. Paspor asli (berlaku minimal 6 bulan sebelum expired)
  2. Fotokopi Paspor asli (halaman biodata dan juga pada halaman yang ada cap visa dari negara yang pernah dikunjungi dan juga cap imigrasi)
  3. Paspor lama (opsional, ini terutama diperlukan apabila cap-cap visa dan imigrasi tersebut adanya di paspor lama sementara paspor baru masih kosong atau baru terisi sedikit)
  4. Fotokopi KTP
  5. Kartu Keluarga (fotokopi) atau Buku Nikah (bagi pasangan baru yang belum memiliki KK)
  6. Akta Kelahiran (fotokopi)
  7. Formulir Permohonan Visa (diisi lengkap dan disertai dengan 2 lembar foto diri ukuran 3×4 dengan latar belakang warna putih).
  8. Rekening koran 3 bulan terakhir (Pakailah rekening anda apabila tersedia dana yang “cukup”, atau gunakan rekening wali/orang tua/suami/saudara)
  9. Surat referensi bank (opsional, apabila ada lebih baik)
  10. Surat Keterangan Masih Sekolah/Mahasiswa (khusus untuk yang masih Sekolah atau Mahasiswa)
  11. Surat Keterangan Pekerjaan (khusus pekerja lepas, berisi pekerjaan yang Anda lakukan beserta bukti-bukti seperti foto, invoice, surat pernyataan dari klien, dan apapun yang dirasa menguatkan)
  12. Surat Pernyataan (Berisikan pernyataan bahwa pemohon akan kembali ke negara asal / Indonesia setelah waktu kunjungan usai, dibuat oleh anggota keluarga yang tidak ikut ke Korea Selatan)
  13. Fotokopi bukti potong pajak SPT PPH 21
  14. Surat Permohonan Pengajuan Visa (Apabila tidak punya SPT dan NPWP, berisikan pernyataan bahwa pemohon tidak memiliki SPT dan NPWP, disertai detail kunjungan)
  15. Fotokopi tiket penerbangan dan bukti reservasi penginapan
  16. Itinerary Selama di Korea
Ingat,  mengurus Visa sebenarnya tidak sulit, hanya perlu melengkapi semua berkas persyaratan kemudian tinggal menentukan apakah melewati agen atau langsung ke Kantor Kedubes Korea selatan yang ada di Jakarta. Tapi saran saya apabila kalian berdomilisi di luar Jakarta sebaiknya mengurus Visa lewat Agen saja karena untuk mengurus sendiri akan membutuhkan biaya lebih (harus bolak-balik ke Jakarta). Untuk Agen saat itu saya hanya perlu menyiapkan uang Rp.650.000,-. Cukup menunggu di rumah dengan waktu satu minggu Visa sudah berada di tangan. AND SEOUL IM COMING!!!!!!!!!!!!!

D-day....
        
       10 Januari 2018 akhirnya saya berangkat dari Lombok menuju Jakarta, sampai Jakarta saya bertemu Dinda. Kami berangkat menuju Seoul sekitar pukul 20.25 malam, transit di Kuala Lumpur. Well, ini merupakan pengalaman pertama kami pergi ke Luar Negeri, apalagi kami pergi backpacker tanpa menggunakan jasa travel dsb, bisa dibayangkan bagaimana nervousnya kami. Perjalanan menuju Kuala Lumpur menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Kami tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 23.30 beda waktu 1 jam dengan Jakarta, nah disana kami mulai bingung karena mungkin keadaan kami jetlag dan kami benar-benar abu-abu harus kemana dan bagaimana. Benar kata orang malu bertanya sesat di jalan, jadi kami bertanya pada petugas yang ada, kemudian kami diarahkan menuju imigrasi dsbnya. Pukul 07.20 setelah melalui proses imigrasi dsb akhirnya kami berangkat menuju Seoul, perjalanan menuju Seoul cukup lama, jadi bagi yang tidak biasa perjalanan jauh berjam-jam menggunakan pesawat seperti kami pasti akan bosan. Perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Seoul menghabiskan waktu sekitar tujuh jam. 
1st Day……Tiba Di SEOUL !!!!
            Finally SEOUL!!! Speechless, turun dari pesawat rasanya seperti mimpi. Sebelum menuju imigrasi ada beberapa form yang harus diisi jadi kami mengisi terlebih dahulu, setelah urusan imigrasi selesai kami bergegas untuk mengambil bagasi dan tidak sabar untuk bertemu Henny karena dia sudah tiba dua jam lebih dulu. Akhirnya kami bertemu Henny yang sepertinya sudah lelah menunggu. Henny berangkat dari Denpasar sendiri dengan menggunakan maskapai elit G ****A Indonesia tanpa harus transit seperti kami. Sebelum berangkat menuju Guest House kami membeli T-Money dan makanan di Minimarket untuk sekedar mengganjal perut, jujur kami benar-benar lapar saat itu. Kalian tahu? Seoul Dingin sekali ! suhu saat itu sampai -8’C bayangkan bagaimana dinginnya, apalagi untuk kami yang berasal dari Negara tropis. Dengan Pedenya kami keluar dari bandara tanpa menggunakan sarung tangan, untung kami sudah menggunakan jaket dan padding, kalau tidak mungkin kami sudah membeku. Selanjutkan kami menuju guest house yang berada disekitaran Hongdae dengan menggunakan Bus. Sepanjang perjalan menuju guest house kami benar-benar merasa takjub, seperti mimpi akhirnya kami sampai di Negara yang selama ini cuma hanya ada dalam bayangan kami, Alhamdulillah this is SEOUL, and we are here !!!.
T Money yang selalu menemani kami selama di Seoul
            Next kami turun di stasiun Hongik, kemudian kami dijemput langsung oleh owner dari @Patio59 Guest house Sarah dan Mr.Lee mereka sangat baik dan ramah. Kami diantarkan menuju guest house di hongdae dekat dari EXIT 3 Station Hongik University. Guest house tempat kami menginap sangat nyaman, fasilitasnya lengkap dengan 2 bed susun, TV, Wifi,  kompor (lengkap dengan perabotan dapur), kamar mandi, mesin cuci dan tentunya penghangat ruangan.
Ekspresi Bahagia kami saat menuju Guest House
 
            Malamnya kami berjalan-jalan disekitaran Hongdae. Hongdae ini bisa dibilang dunianya anak Muda, banyak makanan, banyak Pakaian, Aksesoris, pernak pernik dan yang paling menarik perhatian adalah Hongdae merupakan tempatnya anak muda bebas berkreasi. Ada banyak anak-anak yang membuat panggung dadakan untuk menyanyi atau bahkan mengcover Dance. Malam itu kami langsung makan di Yoogane Dalgakbi Hongdae dan itu merupakan makan malam termewah kami selama di Seoul. Saran Kami apabila Kalian Backpackeran ke Korea Selatan ataupun ke Negara lain dan kalian berkelompok, sebaiknya kalian kumpulkan uang makan dan percayakan kepada satu orang sebagai bendaharanya, dijamin pasti lebih hemat. 


Dinner pertama kami di Seoul
2nd Day (Gyeongbukgong Palace)!!!
           Sesuai rencana hari ini kami akan berangkat menuju Gyeongbukgong Palace. Tempat tujuan pertama kami di Negeri Ginseng ini, mungkin beberapa dari kalian pasti tahu Gyeongbukgong Palace, apalagi untuk penikmat drama korea yang bertemakan saeguk (Drama kolosal). Perjalanan menuju Gyeongbukgung Palace tidaklah sulit, hanya perlu melewati Exit 3  dekat Guest House tempat kami menginap, stasiun HONGIK UNIVERSITY – EULJIRO 3ga – GYEONGBUKGUNG. Hari itu suhu udara Seoul -11’C, subhanallah dingin sekali !!!! sepanjang jalan menuju Gyeongbukgung Palace banyak tempat yang menyewakan Hanbok, biaya yang ditawarkan sekitaran 10.000 KRW (Rp.130.000,-). Hari itu Gyeongbokgung ramai, seperti perkiraan kami. Walaupun cuaca hari itu sangat dingin, namun antusias pengunjung sangatlah luar biasa, ada banyak wisatawan asing maupun domestik yang datang hanya sekedar ingin tahu dan megabadikan momen mereka disana. Untuk masuk ke Gyongbukgung palace ini kita hanya perlu membeli tiket dengan harga 3000 KRW (Rp.39.000,-). Ada banyak wisatawan dari Indonesia, Malaysia dan Thailand, bahkan dengan cuaca sedingin itupun ada yang nekad menggunakan Hanbok, sedangkan kami bertiga untuk berjalan mengelilingi Gyeongbukgung Palace saja rasanya sudah hampir menyerah, kaki dan tangan terasa beku dan kaku, bayangkan bagaimana dinginnya saat itu. Sekitar pukul 11.00 KST suasana di depan pintu gerbang Istana sangat ramai banyak yang berlarian demi mendapatkan barisan pertama untuk melihat Prosesi pergantian pengawal Istana dan tentunya kami tidak akan meninggalkan kesempatan untuk melihat prosesi itu. Setelah hampir satu setengah jam lebih kami berkeliling istana akhirnya kami memutuskan untuk menuju tujuan berikutnya.        
bersama pengawal Instana yang seperti patung
 
Partner in crime
Selanjutnya tujuan kami adalah KBS hall tempat diadakannya acara music mingguan Music Bank, harapan kami sebenarnya untuk melihat member INFINITE. Dari gyeongbukgung Palace kalian hanya perlu melewati LINE 5 STASIUN GYEONGBUKGUNG – GWANGHAMUN – YEOUIDO untuk sampai di KBS membutuhkan waktu sekitar 17 menit untuk jalan kaki, namun sebelum menuju KBS hall Kami berniat mencari cafĂ© untuk sekedar meminum kopi dan menghangatkan badan sambil meminum Kopi dan menghangatkan diri selagi menunggu Kak fava. Kak Fava merupakan orang Indonesia yang sedang menjalani pendidikan S2 di Seoul National University. Mari kita ceritakan sedikit tentang kak Fava, wanita asal Aceh ini sudah hampir menyelesaikan pendidikannya dan ini sudah tahun keduanya di Seoul dan dia berkata “kalau ada yang datang dari Indonesia pasti langsung menghubungi kakak walapun hanya sekedar bertemu dan bahkan kalau kak Fava tidak sibuk kak fava rela menemani untuk berjalan-jalan apalagi yang berhubungan dengan INFINITE, dengan senang hati” tegasnya.
Oke kembali ke cerita setelah menghangatkan diri di cafĂ© akhirnya kami memutuskan untuk menuju Gedung KBS. Bayangkan gedung yang biasanya selalu kami lihat di TV, sekarang kami bisa berdiri di depannya, speechless tentunya. Ingat tujuan utama kami adalah menunggu INFINITE keluar dari acara MUBANK. Waktu itu sekitar pukul 18.00 suhunya mencapai 15’C jujur dingin sekali, suasananya cukup ramai, ada banyak fans yang sudah siap dengan kamera, handphone bahkan banner untuk menunggu idolanya keluar. Kami sudah berada di depan pintu masuk yang biasa dilewati oleh Artis, actor, penyanyi , Boyband maupun Girlband yang akan mengisi acara Music Bank. Ada banyak artis yang kami lihat, entahlah saya bahkan tidak tahu siapa yang diteriaki dan difoto oleh mereka yang notebenenya adalah fans (dan saya baru tahu beberapa hari setelah itu kalau yang mereka teriaki adalah boyband MxM yang ternyata adalah salah satu trainee pada acara populer Produce 101). 
Sekitar pukul 19.00 tiba-tiba kami diarahkan untuk menuju gerbang belakang, kata security para idol akan keluar melewati pintu gerbang dan kami diarahkan untuk berbaris rapi dan teratur seperti membuat pagar betis (bayangkan saja). Kalian tahu? Ada banyak Boyband maupun Girlband yang lewat tepat di depan mata kepala saya sendiri, namun tidak ada satupun yang saya kenali, intinya saya hanya menunggu member INFINTE yang keluar. Kata Dinda dan Henny yang lewat ada N.Flying, the boys, Momoland, dll dan yang saya ingat waktu itu hanya Jokwon 2Am, bagi Kpopers sesepuh tentunya hapal mati dengan Jokwon, bahkan disaat fans-fans yang lain diam saya dan Kak Fava sadar kalau yang lewat itu ternyata adalah Jokwon. Ternyata Kpopers sesepuh memang beda (sudah saatnya sadar).  Selain bertemu kak Fava disana saya juga bertemu Irine, Irine ini merupakan teman yang sudah lama tidak berjumpa dan malah berjumpa di Seoul, luar biasa memang. Jangan ditanya Irine ke Seoul untuk apa, karena pasti jawabannya adalah untuk mengejar Oppa, ntahlah anak ini memang selalu luar biasa kalau masalah idolanya, dia sudah 5 kali ke Seoul, sendiri pun sudah biasa katanya. 
Oke semakin sore cuaca semakin dingin, kaki dan tangan semakin beku namun sepertinya INFINTE belum ada tanda-tanda untuk keluar, hampir menyerah sebenarnya, tapi entahlah semangat dari mana. Intinya bertekad kapan lagi melihat INFINTE di Negara mereka sendiri. Tiba-tiba beberapa K-INSPIRIT berteriak dan berlari mengatakan kalau INFINITE keluar dari pintu depan dan coba kalian bayangkan lagi entah kekuatan dari mana saya bisa berlari kecang demi melihat INFINTE. Ternyata di depan sudah ramai juga, beberapa K-INSPIRIT sudah siap dengan Yeobong (Lighstiknya INFINITE), sudah hampir pukul 21.00 KST INFINITE belum juga muncul, namun tiba-tiba ada mobil yang keluar dan berhenti di depan kami, dan kalian tahu SUNGGYU membuka jendela mobil hanya untuk sekedar menyapa kami dengan melambaikan tangan dan mengucapkan “naduu saranghae” oh terimakasih kakek Gyu perjuanganku tidak sia-sia (dan ternyata itu terakhir kalinya saya melihat sunggyu sebelum dia masuk Wajib Militer). SetElah mobil Sunggyu pergi, satu mobil lagi berhenti di depan kami dan taraaaa, ternyata itu MYUNGSOO Oh My God!!! as Usually dia terlalu TAMPAN untuk dijabarkan, terimakasih untuk sekedar senyum dan sapanya Myungsoo yaa . Namun, ternyata harapan memang akan jadi harapan, member lainnya entah dimana, atau mungkin mereka berada di dalam mobil yang sama bersama Sunggyu ataupun mobil satu lagi yang ditumpangi Myungsoo, Allahualam. Kami menyerah waktu sudah menunjukan pukul 22.00 KST kami sudah lelah seharian berkeliling di gyeongbukgung, berdiri berjam-jam di depan KBS and we need our bed.
ini foto sebelum nunggu INFINITE
3rd Day (EXPLORE GANGNAM),SM Ent, FNC Ent,JYP Ent,AROUND US Ent, COEX Mall.
           Oke, tujuan kami hari itu adalah Gangnam, namun sebelum menuju Gangnam kami terlebih dahulu menuju ke BBQ Chicken (Restaurant Papanya Sungyeol). Untuk menuju BBQ chicken ini kita hanya perlu melewati station HONGIK STATION – HAPJEONG  dan keluar dari Exit 3, putar arah sedikit kemudian langsung bertemu dengan BBQ Chicken. Kami sangat menikmati makan di restaurant ini, papanya sungyeol sangat ramah begitu pula dengan pelayannya, sangat nyaman dan makanannya juga enak (recommended). Setelah Kenyang, kami sempat meminta foto bersama dengan papanya sungyeol dan beliau benar-benar baik hati. 
With Sungyeol Father
          Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Gangnam Street melalui EXIT 3  LINE 7  HAPJEONG STATION – KONKUNG STATION – CHEONGDAM STATION. Pastinya semua orang pernah mendengar kata Gangnam, apalagi lagunya Psy yang mendunia dengan Gangnam Style. Gangnam street ini memang berbeda dari jalanan yang kami lewati sebelum-sebelumnya, sebut saja Gangnam sebagai kawasan elit di Seoul. Sepanjang jalan kita bisa melihat banyak toko yang menjual barang-barang Branded, bahkan mobil-mobil yang parkir di depannya adalah mobil-mobil yang tidak bisa kita temui di Indonesia. Tujuan utama kami disana sebenarnya adalah  untuk sekedar berfoto dengan GANGNAM DOLL yang berada hampir di sepanjang jalan yang disebut dengan K-STAR ROAD. Tidak hanya itu kami juga mengexplore Gangnam Street. Di kawasan ini ada banyak Gedung Entertainment besar para KPOP Idol Mulai dari AROUND US Ent (HIGHLIGHT yang dulunya BEAST), JYP ENT (2PM, 2AM,MISS A, GOT 7, TWICE, STRAY KIDS, dll), FNC ENT (FT. ISLAND, CN BLUE, AOA, N FLYING, dll) dan ada beberapa bangunan SM ENT (tempat latihan, cafĂ©, toko CD, DVD dan aksesoris SM Stan, bangunan utamanya entah dimana). Karena hari itu hari sabtu suhu Seoul sekitar -10’c sudah bisa dipastikan jalanan sangat sepi,  bagaimana bertemu artis, bertemu orang yang lalu lalang saja amat sangat jarang.
         Setelah puas berkeliling di Gangnam, tujuan selanjutnya adalah COEX Mall KPOPERS GARIS KERAS pasti tahu Mall ini. Sepertinya masuk mall ini harus tahan pandangan khususnya untuk kita yang mudah BAPER (Kebawa Perasaan) di dalam Mall ada banyak couple. Seperti berada di drama-drama, kami hanya sebagai figuran dan dunia seperti milik mereka berdua  TOLOOOONG !!!!  kami benar-benar BAPER dibuat. Suasana SMtown Coex Artium yang berada di lantai dua sangatlah ramai, ada banyak tempelan post it berwarna-warni di sepanjang tembok, dengan berbagai macam bentuk dan dengan isi berupa pesan-pesan berbela sungkawa untuk Jonghyun (member Shinee yang beberapa waktu lalu meninggal dunia).
           SM Store di Coex hari itu RAMAI sekali sudah banyak orang yang berkumpul dengan kamera-kamera mereka. Kami bingung, ada siapa? dan setelah kami tanya ternyata ada KAI EXO yang saat itu sedang merayakan Ulang tahun bersama lucky fansnya. Kemudian kami ikut berbaris menunggu Kai keluar gedung (kapan lagi lihat artis gratis tanpa harus menonton konser). Setelah hampir satu jam menunggu, akhirnya dia keluar kemudian menyapa Fans, dan beruntungnya saya saat itu berada di barisan depan (coba kalau itu INFINITE).
            Kalau Kalian Fans GARIS KERAS TVXQ,  SUJU, SNSD, SHINEE, FX, EXO, RED VELVET, NCT, dll kalian BENAR-BENAR WAJIB mengunjungi tempat ini dan jangan lupa BAWA UANG YANG BANYAK kalau kalian KALAP, ini benar-benar surganya ANAK SM STAN GARIS KERAS!!!!!!!!.

4th Day Myeongdong Shopping….
       Kalau kata orang myeongdong ini surganya kosmetik dan Skin care. Masuk myeongdong serasa berada di dunia lain (bukan dunia horror lo yaa). Buat temen-temen yang memiliki hobby mengoleksi Kosmetik dan skin care wajib untuk datang ke Myeongdong. LAPAR MATA ini mungkin ungkapan yang paling tepat saat kami berada di Myeongdong. Ada banyak pakaian, pernak pernik, Skin care, apalagi untuk yang suka KPOP (wah ini Bahayaaaa). Sebenarnya rencana kami hari itu dari Myeongdong langsung menuju Namsan Tower, namun akibat ke kalapan mata ini barang bawaan kami jadi banyak, Dinda dan Henny apalagi, jadilah Dinda membeli Koper baru saya dan Henny terpaksa membeli tas Jinjing. Karena barang bawaan kami terlalu banyak jadi kami re-schedule untuk menuju Namsan Towernya. Saran kami kalau ingin membeli barang-barang jangan di Myeongdong, barang disana lebih MAHAL kata orang lebih baik membeli barang di INSADONG atau DONGDAEMUN saja (dan kamipun sudah terlanjur membeli tas yang harganya lebih mahal).
5th day Nami Island, GARDEN OF THE MORNING CALM …..
            Ini adalah salah satu DESTINASI WAJIB kalau teman-teman sekalian berpergian ke South Korea, yang tahu Drama Winter Sonata pasti tahu Pulau Nami. Perjalanan kami menuju pulau Nami ini dilewati dengan bumbu-bumbu drama, kenapa begitu?, selain jauh dari Hongik University kami harus menaiki SUBWAY YANG MENUJU YEONGSAN – ICHON YANG MELEWATI (GYEONGUI JUNGANG) – MANGU STATION YANG MELEWATI GYEONGCHUN DAN TIBA DI STATION GAPYEONG, namun perjalanan jadi semakin panjang karena INSIDEN TERPISAH.
Jadi begini ceritanya, hari itu kami berangkat sekitar pukul tujuh pagi dan suasana Seoul di waktu itu sama seperti suasana saat subuh di Indonesia, masih gelap dan jalanan masih sepi. Seperti hari-hari sebelumnya kami melewati Exit 3 Hongik Univ Station dan ternyata jalanan sepi tetapi di stasiun sangat ramai. Seperti masuk dalam drama yang biasa kita tonton, suasana super sibuk di subway pagi itu, anak sekolah, pegawai kantoran, sales, bahkan nenek-nenek dan kakek-kakek pun antri dan berebut naik Kereta agar sampai tujuan dengan tepat waktu. Drama dimulai, disaat kami antri dan sudah hampir masuk kereta, tiba-tiba kereta tertutup (karena Penuh) dan kalian tahu?!! Dinda terpisah dari saya dan Henny kemudian kami bingung harus bagaimana. Untuk menghubungi Dinda saja susah, sedangkan wifi portable dibawa Henny. Untungnya setelah drama panjang itu kami akhirnya janjian bertemu di stasiun Yongsan (entah Dinda mendapatkan wifi gratis dimana). 
Setelah sampai di GAPYEONG STATION kami masih harus menuju ke GAPYEONG WHARF (Pelabuhan untuk menyebrang ke Nami Island) namun karena lapar yang luar biasa akhirnya kami sarapan terlebih dahulu,  hanya dengan membeli kimbab segitiga dan susu kotak saja kami sudah kenyang. Saat itu pilihan kami untuk menuju Gapyeong Wharf adalah dengan menggunakan Bus Wisata Khusus (Shuttle Bus) seharga 6000 Won (All Day) butuh waktu sekitar 10 Menit untuk tiba di Gapyeong Wharf. Tiket Shuttle Bus ini jangan sampai hilang, karena tiap kalian akan naik Shuttle Bus tiket akan dilihat lagi oleh Supir Busnya. Tiba di Gapyeong Wharf, bus akan berhenti di Bus Stop khusus, yang berada di luar dari area parkir mobil Gapyeong Wharf. Kalian tinggal jalan sedikit sekitar 5 menit untuk tiba di Loket Tiket ke Nami Island. Untuk Harga Tiket Masuk Nami Island ada 2 jenis 8000 KRW (Rp.104.000,-) untuk WNA dan 10.000 KRW (Rp.130.000,-) untuk Lokal. Tiket sudah di tangan, hanya menghabiskan waktu 15 menit untuk penyebrangan dari Gapyeong Wharf ke Nami Island. Sampai di Nami kami disambut dengan Gunungan Es yang terlihat sangat Indah sayang untuk tidak diabadikan. 
langsung disambut Gunungan Es

Muka lelah perjalanan menuju Nami

Saljuuuu
Hampir semua tempat bisa dijadikan spot untuk berfoto, namun tentunya kata orang belum ke Nami Island kalau belum berfoto di PATUNG WINTER SONATA dan di jajaran Pohon yang pernah menjadi Lokasi Syuting Winter Sonata. Seperti biasa ada banyak bertemu orang-orang baru disana. Banyak wisatawan Indonesia, salah satunya ibu Sienni saat itu beliau terpisah dari rombongan jadi beliau ikut bergabung dengan kami untuk berkeliling di Pulau Nami. Selain itu kelebihan bepergian Ke Pulau Nami disaat Winter adalah kita bisa main Seluncuran salju gratis (wah kapan lagi bermain Salju yaa).
Patung Winter Sonata


 Setelah menghabiskan waktu satu jam untuk mengelilingi Nami, kami kembali dan melanjutkan perjalanan menuju GARDEN OF THE MORNING CALM yang berada di Kawasan Gapyeong juga. Untuk menuju Garden Of the Morning Calm ini kita tinggal menunggu Shuttle bus dan memperlihatkan tiket yang dibeli pada awal tadi. Sebenarnya Pulau ini memiliki tiga destinasi wisata yaitu Pulau Nami, Petite France dan Garden Of The Morning Calm, namun karena keterbatasan waktu jadi kami hanya memilih pulau Nami dan Garden Of The Morning Calm untuk dikunjungi, ternyata memang pilihan yang tepat.
Garden Of the Morning Calm
Untuk masuk ke Garden Of The Morning Calm ini hanya perlu membeli tiket seharga 9000 KRW (Rp.117.000,-). Tempat ini sangat INDAH, lampu warna warni dimana-mana ada banyak spot foto yang membuat kita benar-benar semakin takjub dengan tempat ini. Semakin malam lampunya semakin Indah!!! Masyaallah. Setelah Puas berkeliling dan berfoto akhirnya kami kembali dan melanjutkan perjalanan menuju guest house.
6th day Woollim Entertainment !!!
            SUPER EXCITED!!!!! Kata itu yang menggambarkan keadaan kami saat itu, saya, Dinda dan Henny benar-benar SUDAH TIDAK SABAR untuk bisa berdiri di depan WOOLLIM ENTERTAINMENT. Setelah beberapa hari Puas berkeliling ke tempat wisata dan hari ini kami sudah merencanakan untuk menuju Woolliment dari HONGIK UNIV STATION- HAPJEONG – MAPO-GU OFFICE dan kemudian jalan kaki menuju Woollim Ent dengan Kak Fava yang baik hati menjadi One Day Spesial Tour Guide kami. Luar Biasa Takjubnya!!!!! akhirnya kami berdiri dan berfoto di depan Woollim Ent, minum kopi di NIT CafĂ©. Tentunya ini impian semua INSPIRIT all over the world yaa. Dan yang paling membuat Dinda dan Henny gak akan pernah lupa hari itu adalah We Meet GOLDEN CHILD (sampai sekarangpun saya belum hapal nama membernya) dan disaat anak-anak Golden Child keluar dari Gedung Woollim ini merupakan kesempatan kami untuk menyapa mereka walaupun terlihat sekali bagaimana bingung dan kagetnya mereka melihat kami berteriak sambil memberikan salam. Luar biasa  akhirnya Dinda dan Henny bisa bertemu dengan member Golden Child, andaikan itu member INFINITE pasti saya juga ikut Heboh.


Finally Woollim Ent



            Tujuan berikutnya, ini yang paling saya tunggu yaitu RESTAURANT MAMANYA NAM WOOHYUN “MEOK&SAM”, dari Woollim Ent menuju ke MAPO-GU STATION LINE 6 - BOMUN STATION EXIT 8 Kemudian akhirnya sampai juga di MEOK & SAM nya Woohyun, walupun hanya bertemu dengan Ibu, Kakak dan Pamannya saja kami sudah bahagia, apalagi bertemu dengan Nam Woohyunnya langsung ya.








7th day Namsan Tower, ITAEWON MOSQUE
            Setelah beberapa hari yang lalu kami gagal menuju Namsan Tower, akhirnya sesuai dengan rencana hari ini kami SIAP untuk menuju Namsan Tower. Dari HONGIK UNIV.STATION kita hanya perlu menuju MYEONGDONG STATION (MELEWATI SEOUL STATION) keluar dari  EXIT 3 untuk sampai Namsan tower. Kami melewati pusat berbelanjaan Myeongdong, kemudian berjalan kaki sekitar 10 menit menanjak untuk sampai ke stasiun Cable Car.
 Jangan pernah berpikir untuk jalan kaki naik ke Namsan Tower yaa, “Lelah kamu gak akan Kuat, Naik Cable Car saja”. Harga untuk naik cable car 6.500 KRW (Rp.84.000,-) untuk One way sedangkan bolak-balik 8000 KRW (Rp.104.000,-). Jangan bilang pernah ke Seoul kalau belum ke Namsan Tower yang terkenal dengan gembok cintanya. Dengan 5000 KRW (Rp.65.000,-) kita sudah bisa membeli Gembok cinta dan silahkan kalian mau tulis apa dan siapa (sayang  waktu itu gak tau mau tulis nama siapa)


            Setelah Puas berfoto dengan gembok-gembok cinta, Kami memutuskan untuk turun dengan berjalan kaki dan ternyata memang pilihan yang tepat, jadi kami bisa berfoto-foto sambil menikmati pemandangan seoul dari ketinggian. Sebenarnya agak lelah karena sepertinya tangganya tidak ada habis-habisnya. Oiya hari itu Seoul sedang berkabut jadi semua orang disarankan untuk menggunakan masker, untung  kabutnya tidak terlalu tebal dan kami bisa menikmati perjalanan.
            Dari Namsan Tower selanjutnya kami akan menuju Seoul Islamic Centre yang ada di ITAEWON, dari MYEONGDONG STATION – SAMGAKJI STATION – ITAEWON STATION setelah itu berjalan sekitar 7 menit untuk sampai di Masjid ini. Masyaallah akhirnya bisa melihat Masjid ini juga, walaupun kami tidak sempat untuk solat berjamaah disana karena keterbatasan waktu, sekedar untuk berfoto saja sudah bahagia, Alhamdulillah. Di sekitar Masjid ini banyak kita temui rumah makan Halal, makanan turki sampai makanan Indonesia sepertinya kawasan ini merupakan tempat berkumpulnya orang Indonesia untuk sekedar melepas rindu akan makanan dan tanah airnya.


di depan Masjid Itaewon

8th DAY INSADONG, HALAL KITCHEN RESTAURANT.
          Hari ini rencananya kami akan menuju insadong, kata orang Insadong adalah pilihan yang tepat untuk membeli pernak-pernik murah untuk oleh-oleh. Pagi itu seperti biasa kami berjalan kaki menuju Exit 3 Hongik Univ Station, namun disaat kami berjalan tiba-tiba ada yang mengejar kami dan mengucapkan “ASSALAMUALAIKUM  Masyaallah disapa ahjussi ganteng pake ASSALAMUALAIKUM Pula. KAGET ? IYAAAA!!!!  Ternyata yang menyapa kami adalah Mr.HASAN LEE beliau merupakan Owner dari Restaurant HALAL KITCHEN. Kalian tahu?! Kami ditawari tumpangan untuk menuju INSADONG ternyata Restoran Halal Kitchen dekat dengan Gyeongbukgung, Hanok Village, dan cukup dekat juga dengan Insadong. Mr.Hasan mengajak kami melewati BLUE HOUSE (Istana Ke Presidenan KOREA SELATAN) Kemudian melewati Universitas EWHA, Seoul National University dan Yonsei University, beliau juga menjelaskan beberapa tempat yang katanya bagus untuk di foto dan salah satunya adalah jalanan tempat syutingnya Drama GOBLIN, dan ternyata kami melewatinya. Alhamdulillah di hari terakhir di Seoul pun kami masih bertemu dengan orang-orang baik.
Untuk menuju Restaurant Halal Kitchen ini tidaklah sulit, dari Gyeongbokgung Palace cari kantor polisi Samcheong dan toko e-mart. Setelah 100m, kita akan melihat toko fashion Boy London, belok kanan  dan naik tangga kemudian kalian akan melihat tulisan restoran "HALAL KITCHEN". Apabila kalian takut untuk makan di Seoul, sambil menuju Gyeongbokgung Palace atau ke Bukchon Hanok Village, kalian bisa mampir untuk makan di Restaurant Halal Kitchen ini. Dengan menu-menu yang disajikan berupa masakan khas Korea seperti Kimchi, japchae, tteokbokki, dakgalbi-deopbab, dan masakan khas Korea lainnya (WAJIB DICOBA TEMAN). Ownernya Baik sekali dia menemani kami untuk mengobrol dan bahkan memberikan Kalender official Wanna One untuk kami.
with Mr.Hasan Lee
            Setelah puas berkeliling Insadong kami memutuskan untuk kembali ke Penginapan Saatnya untuk Packing. Malamnya kami putuskan untuk tidak tidur, kami habiskan uang makan kami yang tersisa untuk membeli Es Krim, Ramyun Instan dan dan snack-snack yang tentunya tidak dijual di Indonesia. Malam itu kami habiskan dengan Packing, makan, bercerita dan saling menguatkan hati karena besok kami harus kembali ke INDONESIA.
 
9th DAY GOING BACK HOMEEEEE
          Sebenarnya ada banyak hal menyebalkan, melelahkan, menyedihkan, dan beberapa kesialan yang kami dapatkan di hari kami harus kembali ke INDONESIA. Dimulai dari barang bawaan yang banyak, perjalanan menuju subway yang melelahkan karena barang bawaan, hampir ketinggalan pesawat karena harus menyelamatkan barang. FINALLY INDONESIA WE’RE HOME. KEMBALI KE DUNIA NYATA DAN MULAI MENATA KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK.
       _dendddeeee
           
           



Hello Seoul !!!!!

Hello Seoul !!!!  Assalamualaikum, mari saya ceritakan tentang sebuah ketidakmungkinan yang menjadi mungkin . Bagaimana perjalanan ...