Hello Seoul !!!!
Assalamualaikum,
mari saya ceritakan tentang sebuah
ketidakmungkinan yang menjadi mungkin. Bagaimana perjalanan ternekad
menuju Negara Impian “SEOUL”. Oke, mungkin banyak orang yang kaget karena tiba-tiba saya
memposting foto sudah berada di Seoul, jangankan orang, sayapun juga
kaget !!. Sebenarnya perjalanan ini memang sudah
direncanakan dari beberapa tahun yang lalu, berawal dari sebuah pengharapan
yang disebut dengan mimpi, many plans, but little planning,
YASS!!
Awal Mula Rencana….
Lets
started, banyak yang bertanya berapa tiket ke korea, berapa budget yang
dibutuhkan bagaimana mengurus visa dllnya, oke pelan-pelan nanti saya akan bahas
satu persatu dalam cerita ini ya. Seperti yang saya sebutkan tadi rencana ke
Korea ini memang sudah lama terbersit, lebih tepatnya setelah terbentuknya Genk
INSPIRIT
NUSANTARA (setelah konser INFINITE
EFFECT 2015). Grup ini terdiri dari 12 orang Inspirit dari berbagai Daerah
di Indonesia, kemudian kami membuat arisan yang rencananya uang arisan
dapat kami keep untuk biaya ke Korea, nonton Konser, ataupun untuk keperluan
lainnya. Kami punya mimpi untuk pergi bersama-sama Ke Korea dan berfoto depan
Woollim ent, begitulah awal mulanya. Namun seiring berjalannya waktu, di tahun
2017 sudah beberapa dari kami yang mulai sibuk dengan kehidupan pribadi yang memang
lebih penting daripada hanya sekedar BERFANGIRLING,
namun tentunya keinginan untuk pergi ke Korea masih terbersit pada beberapa
orang diantara kami. Awal tahun 2017 Saya, Dinda , Henny dan Riska sudah
berencana dan bertekad harus bisa ke Korea tahun depan. Dengan modal uang hasil
arisan yang seadanya yang pastinya belum cukup untuk bertahan hidup disana.
Dinda dan Henny yang paling semangat, mereka yang paling gencar untuk mencari
tiket promo menuju Seoul, mereka paling giat untuk mencari Informasi guest
house, dll. Singkat cerita kami berempat akhirnya mendapatkan tiket promo
menuju Seoul, walaupun dengan maskapai penerbangan yang berbeda, Kenapa?
Ceritanya panjang kalau harus dijelaskan secara detail.
Bagaimana Mengurus VISA ???
Kebanyakan
orang mungkin akan ragu sebelum mulai mengurus VISA, ya kami pun demikian. Ada
banyak referensi yang kami baca, kami tanyakan informasi terkait dengan bagaimana
syarat dan proses pembuatan visa. Seperti biasa kami membagi-bagi tugas untuk sama-sama
mencari INFORMASI. Setelah mendapatkan banyak referensi akhirnya kami
memutuskan mengurus visa melalui Agen, berhubung kami mempunyai teman yang
saudaranya bekerja di Agen travel dan dia sudah biasa mengurus Visa untuk ke
korea jadi Alhamdulillah aman, tidak perlu bersusah payah, yang kata orang harus dengan tabungan sampai 50 juta rupiah SALAH BESAR !!! cukup
dengan uang sejumlah 10 atau 15 juta di rekening tabungan kami sudah bisa mendapatkan visa di tangan.
Dokumen yang perlu disiapkan
Syarat Dokumen Pengajuan visa Korea Selatan sebenarnya tidak terlalu ribet apabila kalian bekerja sebagai PNS/karyawan suatu perusahaan. Beberapa dokumen yang nantinya akan diminta oleh pihak kedutaan Korea Selatan sebagai berikut:
- Paspor asli (berlaku minimal 6 bulan sebelum expired)
- Fotokopi Paspor asli (halaman biodata dan juga pada halaman yang ada cap visa dari negara yang pernah dikunjungi dan juga cap imigrasi)
- Paspor lama (opsional, ini terutama diperlukan apabila cap-cap visa dan imigrasi tersebut ada di paspor lama dan paspor baru masih kosong atau baru sedikit)
- Fotokopi KTP
- Kartu Keluarga (fotokopi) atau Buku Nikah (bagi pasangan baru yang belum memiliki KK)
- Akta Kelahiran (fotokopi)
- Formulir Permohonan Visa (diisi lengkap dan disertai dengan 2 lembar foto diri ukuran 3×4 dengan latar belakang warna putih).
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- Surat referensi bank (opsional, apabila ada lebih baik)
- Fotokopi bukti potong pajak SPT PPH 21
- Slip gaji 3 bulan terakhir
- Fotokopi tiket penerbangan dan bukti reservasi penginapan
- Itinerary Selama di Korea
Sedangkan untuk yang Masih sekolah, Mahasiswa ataupun yang belum memilik pekerjaan Syarat dokumen yang diserahkan tidak jauh berbeda, namun harus memiliki sponsor terkait dengan keberangkatan nanti, dokumen yang harus disiapkan sebagai berikut :
- Paspor asli (berlaku minimal 6 bulan sebelum expired)
- Fotokopi Paspor asli (halaman biodata dan juga pada halaman yang ada cap visa dari negara yang pernah dikunjungi dan juga cap imigrasi)
- Paspor lama (opsional, ini terutama diperlukan apabila cap-cap visa dan imigrasi tersebut adanya di paspor lama sementara paspor baru masih kosong atau baru terisi sedikit)
- Fotokopi KTP
- Kartu Keluarga (fotokopi) atau Buku Nikah (bagi pasangan baru yang belum memiliki KK)
- Akta Kelahiran (fotokopi)
- Formulir Permohonan Visa (diisi lengkap dan disertai dengan 2 lembar foto diri ukuran 3×4 dengan latar belakang warna putih).
- Rekening koran 3 bulan terakhir (Pakailah rekening anda apabila tersedia dana yang “cukup”, atau gunakan rekening wali/orang tua/suami/saudara)
- Surat referensi bank (opsional, apabila ada lebih baik)
- Surat Keterangan Masih Sekolah/Mahasiswa (khusus untuk yang masih Sekolah atau Mahasiswa)
- Surat Keterangan Pekerjaan (khusus pekerja lepas, berisi pekerjaan yang Anda lakukan beserta bukti-bukti seperti foto, invoice, surat pernyataan dari klien, dan apapun yang dirasa menguatkan)
- Surat Pernyataan (Berisikan pernyataan bahwa pemohon akan kembali ke negara asal / Indonesia setelah waktu kunjungan usai, dibuat oleh anggota keluarga yang tidak ikut ke Korea Selatan)
- Fotokopi bukti potong pajak SPT PPH 21
- Surat Permohonan Pengajuan Visa (Apabila tidak punya SPT dan NPWP, berisikan pernyataan bahwa pemohon tidak memiliki SPT dan NPWP, disertai detail kunjungan)
- Fotokopi tiket penerbangan dan bukti reservasi penginapan
- Itinerary Selama di Korea
Ingat, mengurus Visa sebenarnya tidak sulit, hanya perlu melengkapi
semua berkas persyaratan kemudian tinggal menentukan apakah melewati agen atau
langsung ke Kantor Kedubes Korea selatan yang ada di Jakarta. Tapi saran saya apabila
kalian berdomilisi di luar Jakarta sebaiknya mengurus Visa lewat Agen saja
karena untuk mengurus sendiri akan membutuhkan biaya lebih (harus bolak-balik
ke Jakarta). Untuk Agen saat itu saya hanya perlu menyiapkan uang Rp.650.000,-.
Cukup menunggu di rumah dengan waktu satu minggu Visa sudah berada di
tangan. AND SEOUL IM COMING!!!!!!!!!!!!!
D-day....
10 Januari 2018 akhirnya saya berangkat dari Lombok menuju Jakarta, sampai Jakarta saya bertemu Dinda. Kami berangkat menuju Seoul sekitar pukul 20.25 malam, transit di Kuala Lumpur. Well, ini merupakan pengalaman pertama kami pergi ke Luar Negeri, apalagi kami pergi backpacker tanpa menggunakan jasa travel dsb, bisa dibayangkan bagaimana nervousnya kami. Perjalanan menuju Kuala Lumpur menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Kami tiba di Kuala Lumpur sekitar pukul 23.30 beda waktu 1 jam dengan Jakarta, nah disana kami mulai bingung karena mungkin keadaan kami jetlag dan kami benar-benar abu-abu harus kemana dan bagaimana. Benar kata orang malu bertanya sesat di jalan, jadi kami bertanya pada petugas yang ada, kemudian kami diarahkan menuju imigrasi dsbnya. Pukul 07.20 setelah melalui proses imigrasi dsb akhirnya kami berangkat menuju Seoul, perjalanan menuju Seoul cukup lama, jadi bagi yang tidak biasa perjalanan jauh berjam-jam menggunakan pesawat seperti kami pasti akan bosan. Perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Seoul menghabiskan waktu sekitar tujuh jam.
1st Day……Tiba Di SEOUL !!!!
Finally
SEOUL!!! Speechless, turun dari pesawat rasanya seperti mimpi. Sebelum menuju
imigrasi ada beberapa form yang harus diisi jadi kami mengisi terlebih dahulu,
setelah urusan imigrasi selesai kami bergegas untuk mengambil bagasi dan tidak
sabar untuk bertemu Henny karena dia sudah tiba dua jam lebih dulu. Akhirnya kami
bertemu Henny yang sepertinya sudah lelah menunggu. Henny berangkat dari
Denpasar sendiri dengan menggunakan maskapai elit G ****A Indonesia tanpa harus
transit seperti kami. Sebelum berangkat menuju Guest House kami membeli T-Money
dan makanan di Minimarket untuk sekedar mengganjal perut, jujur kami
benar-benar lapar saat itu. Kalian tahu? Seoul Dingin sekali ! suhu saat itu
sampai -8’C bayangkan bagaimana dinginnya, apalagi untuk kami yang berasal
dari Negara tropis. Dengan Pedenya kami keluar dari bandara tanpa menggunakan
sarung tangan, untung kami sudah menggunakan jaket dan padding, kalau tidak mungkin kami sudah membeku.
Selanjutkan kami menuju guest house yang berada disekitaran Hongdae dengan
menggunakan Bus. Sepanjang perjalan menuju guest house kami
benar-benar merasa takjub, seperti mimpi akhirnya kami sampai di Negara yang
selama ini cuma hanya ada dalam bayangan kami, Alhamdulillah this is SEOUL, and we are here !!!.
![]() |
| T Money yang selalu menemani kami selama di Seoul |
![]() |
| Ekspresi Bahagia kami saat menuju Guest House |
Malamnya
kami berjalan-jalan disekitaran Hongdae. Hongdae ini bisa dibilang dunianya
anak Muda, banyak makanan, banyak Pakaian, Aksesoris, pernak pernik dan yang
paling menarik perhatian adalah Hongdae merupakan tempatnya anak muda bebas
berkreasi. Ada banyak anak-anak yang membuat panggung dadakan untuk menyanyi
atau bahkan mengcover Dance. Malam itu kami langsung makan di Yoogane Dalgakbi Hongdae
dan itu merupakan makan malam termewah kami selama di Seoul. Saran Kami
apabila Kalian Backpackeran ke Korea Selatan ataupun ke Negara lain dan kalian
berkelompok, sebaiknya kalian kumpulkan uang makan dan percayakan kepada satu
orang sebagai bendaharanya, dijamin pasti lebih hemat.
![]() |
| Dinner pertama kami di Seoul |
2nd Day (Gyeongbukgong Palace)!!!
Sesuai rencana hari ini kami akan berangkat menuju Gyeongbukgong Palace. Tempat
tujuan pertama kami di Negeri Ginseng ini, mungkin beberapa dari kalian pasti
tahu Gyeongbukgong Palace, apalagi untuk penikmat drama korea yang bertemakan
saeguk (Drama kolosal). Perjalanan menuju Gyeongbukgung Palace tidaklah sulit,
hanya perlu melewati Exit 3 dekat Guest
House tempat kami menginap, stasiun HONGIK
UNIVERSITY – EULJIRO 3ga – GYEONGBUKGUNG. Hari itu suhu udara Seoul -11’C,
subhanallah dingin sekali !!!! sepanjang jalan menuju Gyeongbukgung Palace
banyak tempat yang menyewakan Hanbok, biaya yang ditawarkan sekitaran 10.000
KRW (Rp.130.000,-). Hari itu Gyeongbokgung ramai, seperti perkiraan kami. Walaupun
cuaca hari itu sangat dingin, namun antusias pengunjung sangatlah luar biasa,
ada banyak wisatawan asing maupun domestik yang datang hanya sekedar ingin tahu
dan megabadikan momen mereka disana. Untuk masuk ke Gyongbukgung palace ini
kita hanya perlu membeli tiket dengan harga 3000 KRW (Rp.39.000,-). Ada banyak
wisatawan dari Indonesia, Malaysia dan Thailand, bahkan dengan cuaca sedingin
itupun ada yang nekad menggunakan Hanbok, sedangkan kami bertiga untuk berjalan
mengelilingi Gyeongbukgung Palace saja rasanya sudah hampir menyerah, kaki dan
tangan terasa beku dan kaku, bayangkan bagaimana dinginnya saat itu. Sekitar
pukul 11.00 KST suasana di depan pintu gerbang Istana sangat ramai banyak yang
berlarian demi mendapatkan barisan pertama untuk melihat Prosesi pergantian
pengawal Istana dan tentunya kami tidak akan meninggalkan kesempatan untuk melihat
prosesi itu. Setelah hampir satu setengah jam lebih kami berkeliling istana
akhirnya kami memutuskan untuk menuju tujuan berikutnya.
![]() |
| bersama pengawal Instana yang seperti patung |
![]() |
| Partner in crime |
Selanjutnya tujuan kami adalah KBS hall tempat
diadakannya acara music mingguan Music Bank, harapan kami sebenarnya untuk
melihat member INFINITE. Dari gyeongbukgung Palace kalian hanya perlu melewati LINE 5 STASIUN GYEONGBUKGUNG – GWANGHAMUN –
YEOUIDO untuk sampai di KBS membutuhkan waktu sekitar 17 menit untuk jalan
kaki, namun sebelum menuju KBS hall Kami berniat mencari café untuk sekedar
meminum kopi dan menghangatkan badan sambil meminum Kopi dan menghangatkan
diri selagi menunggu Kak fava. Kak Fava merupakan orang Indonesia yang sedang
menjalani pendidikan S2 di Seoul National University. Mari kita ceritakan
sedikit tentang kak Fava, wanita asal Aceh ini sudah hampir menyelesaikan
pendidikannya dan ini sudah tahun keduanya di Seoul dan dia berkata “kalau ada
yang datang dari Indonesia pasti langsung menghubungi kakak walapun hanya
sekedar bertemu dan bahkan kalau kak Fava tidak sibuk kak fava rela menemani
untuk berjalan-jalan apalagi yang berhubungan dengan INFINITE, dengan senang
hati” tegasnya.
Oke kembali ke cerita setelah menghangatkan
diri di café akhirnya kami memutuskan untuk menuju Gedung KBS. Bayangkan gedung
yang biasanya selalu kami lihat di TV, sekarang kami bisa berdiri di depannya, speechless tentunya. Ingat tujuan utama kami adalah menunggu INFINITE
keluar dari acara MUBANK. Waktu itu sekitar pukul 18.00 suhunya mencapai 15’C
jujur dingin sekali, suasananya cukup ramai, ada banyak fans yang sudah siap
dengan kamera, handphone bahkan banner untuk menunggu idolanya keluar. Kami sudah
berada di depan pintu masuk yang biasa dilewati oleh Artis, actor, penyanyi ,
Boyband maupun Girlband yang akan mengisi acara Music Bank. Ada banyak artis
yang kami lihat, entahlah saya bahkan tidak tahu siapa yang diteriaki dan difoto oleh mereka yang notebenenya adalah fans (dan saya baru tahu beberapa hari
setelah itu kalau yang mereka teriaki adalah boyband MxM yang ternyata adalah
salah satu trainee pada acara populer Produce 101).
Sekitar pukul 19.00 tiba-tiba kami diarahkan untuk menuju gerbang belakang, kata security para idol akan keluar melewati pintu gerbang dan kami diarahkan untuk berbaris rapi dan teratur seperti membuat pagar betis (bayangkan saja). Kalian tahu? Ada banyak Boyband maupun Girlband yang lewat tepat di depan mata kepala saya sendiri, namun tidak ada satupun yang saya kenali, intinya saya hanya menunggu member INFINTE yang keluar. Kata Dinda dan Henny yang lewat ada N.Flying, the boys, Momoland, dll dan yang saya ingat waktu itu hanya Jokwon 2Am, bagi Kpopers sesepuh tentunya hapal mati dengan Jokwon, bahkan disaat fans-fans yang lain diam saya dan Kak Fava sadar kalau yang lewat itu ternyata adalah Jokwon. Ternyata Kpopers sesepuh memang beda(sudah saatnya sadar). Selain bertemu kak Fava disana saya juga
bertemu Irine, Irine ini merupakan teman yang sudah lama tidak berjumpa
dan malah berjumpa di Seoul, luar biasa memang. Jangan ditanya Irine ke Seoul untuk
apa, karena pasti jawabannya adalah untuk
mengejar Oppa, ntahlah anak ini memang selalu luar biasa kalau masalah
idolanya, dia sudah 5 kali ke Seoul, sendiri pun sudah biasa katanya.
Sekitar pukul 19.00 tiba-tiba kami diarahkan untuk menuju gerbang belakang, kata security para idol akan keluar melewati pintu gerbang dan kami diarahkan untuk berbaris rapi dan teratur seperti membuat pagar betis (bayangkan saja). Kalian tahu? Ada banyak Boyband maupun Girlband yang lewat tepat di depan mata kepala saya sendiri, namun tidak ada satupun yang saya kenali, intinya saya hanya menunggu member INFINTE yang keluar. Kata Dinda dan Henny yang lewat ada N.Flying, the boys, Momoland, dll dan yang saya ingat waktu itu hanya Jokwon 2Am, bagi Kpopers sesepuh tentunya hapal mati dengan Jokwon, bahkan disaat fans-fans yang lain diam saya dan Kak Fava sadar kalau yang lewat itu ternyata adalah Jokwon. Ternyata Kpopers sesepuh memang beda
Oke semakin sore cuaca semakin dingin, kaki
dan tangan semakin beku namun sepertinya INFINTE belum ada tanda-tanda untuk
keluar, hampir menyerah sebenarnya, tapi entahlah semangat dari mana. Intinya
bertekad kapan lagi melihat INFINTE di Negara mereka sendiri. Tiba-tiba
beberapa K-INSPIRIT berteriak dan berlari mengatakan kalau INFINITE keluar dari
pintu depan dan coba kalian bayangkan lagi entah kekuatan dari mana saya bisa
berlari kecang demi melihat INFINTE.
Ternyata di depan sudah ramai juga, beberapa K-INSPIRIT sudah siap dengan
Yeobong (Lighstiknya INFINITE), sudah hampir pukul 21.00 KST INFINITE belum juga
muncul, namun tiba-tiba ada mobil yang keluar dan berhenti di depan kami, dan
kalian tahu SUNGGYU membuka
jendela mobil hanya untuk sekedar menyapa kami dengan melambaikan tangan dan
mengucapkan “naduu saranghae” oh terimakasih kakek Gyu perjuanganku tidak
sia-sia (dan
ternyata itu terakhir kalinya saya melihat sunggyu sebelum dia masuk Wajib
Militer). SetElah mobil Sunggyu pergi, satu mobil lagi berhenti di depan kami
dan taraaaa, ternyata itu MYUNGSOO
Oh My God!!! as Usually dia terlalu TAMPAN untuk dijabarkan, terimakasih untuk
sekedar senyum dan sapanya Myungsoo yaa .
Namun, ternyata harapan memang akan jadi harapan, member lainnya entah dimana,
atau mungkin mereka berada di dalam mobil yang sama bersama Sunggyu ataupun
mobil satu lagi yang ditumpangi Myungsoo, Allahualam. Kami menyerah waktu sudah
menunjukan pukul 22.00 KST kami sudah lelah seharian berkeliling di gyeongbukgung,
berdiri berjam-jam di depan KBS and we need our bed.
![]() |
| ini foto sebelum nunggu INFINITE |
3rd Day (EXPLORE GANGNAM),SM Ent,
FNC Ent,JYP Ent,AROUND US Ent, COEX Mall.
Oke,
tujuan kami hari itu adalah Gangnam, namun sebelum menuju Gangnam kami terlebih
dahulu menuju ke BBQ Chicken (Restaurant Papanya Sungyeol). Untuk menuju BBQ
chicken ini kita hanya perlu melewati station HONGIK STATION – HAPJEONG dan
keluar dari Exit 3, putar arah
sedikit kemudian langsung bertemu dengan BBQ Chicken. Kami sangat menikmati
makan di restaurant ini, papanya sungyeol sangat ramah begitu pula dengan
pelayannya, sangat nyaman dan makanannya juga enak (recommended). Setelah Kenyang, kami sempat meminta foto bersama
dengan papanya sungyeol dan beliau benar-benar baik hati.
Kemudian kami
melanjutkan perjalanan menuju Gangnam Street melalui EXIT 3 LINE 7 HAPJEONG STATION – KONKUNG STATION –
CHEONGDAM STATION. Pastinya semua orang pernah mendengar kata Gangnam, apalagi
lagunya Psy yang mendunia dengan Gangnam Style. Gangnam street ini memang
berbeda dari jalanan yang kami lewati sebelum-sebelumnya, sebut saja
Gangnam sebagai kawasan elit di Seoul. Sepanjang jalan kita bisa melihat banyak
toko yang menjual barang-barang Branded, bahkan mobil-mobil yang parkir di
depannya adalah mobil-mobil yang tidak bisa kita temui di Indonesia. Tujuan
utama kami disana sebenarnya adalah untuk sekedar berfoto dengan GANGNAM DOLL yang berada hampir di
sepanjang jalan yang disebut dengan K-STAR
ROAD. Tidak hanya itu kami juga mengexplore Gangnam Street. Di kawasan ini
ada banyak Gedung Entertainment besar para KPOP Idol Mulai dari AROUND US Ent (HIGHLIGHT yang dulunya BEAST),
JYP ENT (2PM, 2AM,MISS A, GOT 7, TWICE, STRAY KIDS, dll), FNC ENT (FT. ISLAND,
CN BLUE, AOA, N FLYING, dll) dan ada beberapa bangunan SM ENT (tempat latihan, café, toko CD, DVD dan aksesoris SM Stan, bangunan
utamanya entah dimana). Karena hari itu hari sabtu suhu Seoul sekitar -10’c sudah bisa
dipastikan jalanan sangat sepi, bagaimana bertemu artis, bertemu orang yang
lalu lalang saja amat sangat jarang.
Setelah puas berkeliling di Gangnam, tujuan selanjutnya adalah COEX MallKPOPERS
GARIS KERAS pasti tahu Mall ini. Sepertinya masuk mall ini harus
tahan pandangan khususnya untuk kita yang mudah BAPER (Kebawa Perasaan) di
dalam Mall ada banyak couple. Seperti berada di drama-drama, kami hanya sebagai
figuran dan dunia seperti milik mereka berdua TOLOOOONG !!!! kami benar-benar BAPER dibuat. Suasana SMtown Coex Artium yang berada di
lantai dua sangatlah ramai, ada banyak tempelan post it berwarna-warni di
sepanjang tembok, dengan berbagai macam bentuk dan dengan isi berupa
pesan-pesan berbela sungkawa untuk Jonghyun (member Shinee yang beberapa waktu
lalu meninggal dunia).
![]() |
| With Sungyeol Father |
Setelah puas berkeliling di Gangnam, tujuan selanjutnya adalah COEX Mall
SM Store di Coex hari itu RAMAI sekali
sudah banyak orang yang berkumpul dengan kamera-kamera mereka. Kami bingung, ada
siapa? dan setelah kami tanya ternyata ada KAI
EXO yang saat itu sedang merayakan Ulang tahun bersama lucky fansnya. Kemudian
kami ikut berbaris menunggu Kai keluar gedung (kapan lagi lihat artis gratis
tanpa harus menonton konser). Setelah hampir satu jam menunggu, akhirnya dia
keluar kemudian menyapa Fans, dan beruntungnya saya saat itu berada di barisan
depan (coba kalau itu INFINITE).
Kalau
Kalian Fans GARIS KERAS TVXQ, SUJU,
SNSD, SHINEE, FX, EXO, RED VELVET, NCT, dll kalian BENAR-BENAR WAJIB mengunjungi tempat ini dan jangan lupa BAWA UANG YANG BANYAK kalau
kalian KALAP, ini benar-benar surganya ANAK
SM STAN GARIS KERAS!!!!!!!!.
4th Day Myeongdong Shopping….
Kalau
kata orang myeongdong ini surganya kosmetik dan Skin care. Masuk myeongdong
serasa berada di dunia lain (bukan dunia horror lo yaa). Buat temen-temen
yang memiliki hobby mengoleksi Kosmetik dan skin care wajib untuk datang ke
Myeongdong. LAPAR MATA ini mungkin
ungkapan yang paling tepat saat kami berada di Myeongdong. Ada banyak pakaian, pernak
pernik, Skin care, apalagi untuk yang suka KPOP (wah ini Bahayaaaa). Sebenarnya
rencana kami hari itu dari Myeongdong langsung menuju Namsan Tower, namun akibat ke kalapan mata ini
barang bawaan kami jadi banyak, Dinda dan Henny apalagi, jadilah Dinda membeli
Koper baru saya dan Henny terpaksa membeli tas Jinjing. Karena barang bawaan kami
terlalu banyak jadi kami re-schedule untuk menuju Namsan Towernya. Saran kami
kalau ingin membeli barang-barang jangan di Myeongdong, barang disana lebih
MAHAL kata orang lebih baik membeli barang di INSADONG atau DONGDAEMUN saja (dan kamipun sudah terlanjur membeli tas yang harganya lebih mahal).
5th day Nami Island, GARDEN OF THE MORNING CALM
…..
Ini adalah salah
satu DESTINASI WAJIB kalau
teman-teman sekalian berpergian ke South Korea, yang tahu Drama Winter Sonata
pasti tahu Pulau Nami. Perjalanan kami menuju pulau Nami ini dilewati dengan
bumbu-bumbu drama, kenapa begitu?, selain jauh dari Hongik University kami
harus menaiki SUBWAY YANG MENUJU
YEONGSAN – ICHON YANG MELEWATI (GYEONGUI JUNGANG) – MANGU STATION YANG MELEWATI
GYEONGCHUN DAN TIBA DI STATION GAPYEONG, namun perjalanan jadi semakin
panjang karena INSIDEN TERPISAH.
Jadi begini
ceritanya, hari itu kami berangkat sekitar pukul tujuh pagi dan suasana Seoul di
waktu itu sama seperti suasana saat subuh di Indonesia, masih gelap dan jalanan
masih sepi. Seperti hari-hari sebelumnya kami melewati Exit 3 Hongik Univ
Station dan ternyata jalanan sepi tetapi di stasiun sangat ramai. Seperti masuk dalam drama
yang biasa kita tonton, suasana super sibuk di subway pagi itu, anak sekolah,
pegawai kantoran, sales, bahkan nenek-nenek dan kakek-kakek pun antri dan
berebut naik Kereta agar sampai tujuan dengan tepat waktu. Drama dimulai,
disaat kami antri dan sudah hampir masuk kereta, tiba-tiba kereta tertutup (karena
Penuh) dan kalian tahu?!! Dinda terpisah dari saya dan Henny kemudian kami bingung harus bagaimana. Untuk
menghubungi Dinda saja susah, sedangkan wifi portable dibawa Henny. Untungnya
setelah drama panjang itu kami akhirnya janjian bertemu di stasiun Yongsan
(entah Dinda mendapatkan wifi gratis dimana).
Setelah sampai di GAPYEONG STATION kami masih harus menuju ke GAPYEONG WHARF (Pelabuhan untuk menyebrang ke Nami Island) namun karena lapar yang luar biasa akhirnya kami sarapan terlebih dahulu, hanya dengan membeli kimbab segitiga dan susu kotak saja kami sudah kenyang. Saat itu pilihan kami untuk menuju Gapyeong Wharf adalah dengan menggunakan Bus Wisata Khusus (Shuttle Bus) seharga 6000 Won (All Day) butuh waktu sekitar 10 Menit untuk tiba di Gapyeong Wharf. Tiket Shuttle Bus ini jangan sampai hilang, karena tiap kalian akan naik Shuttle Bus tiket akan dilihat lagi oleh Supir Busnya. Tiba di Gapyeong Wharf, bus akan berhenti di Bus Stop khusus, yang berada di luar dari area parkir mobil Gapyeong Wharf. Kalian tinggal jalan sedikit sekitar 5 menit untuk tiba di Loket Tiket ke Nami Island. Untuk Harga Tiket Masuk Nami Island ada 2 jenis 8000 KRW (Rp.104.000,-) untuk WNA dan 10.000 KRW (Rp.130.000,-) untuk Lokal. Tiket sudah di tangan, hanya menghabiskan waktu 15 menit untuk penyebrangan dari Gapyeong Wharf ke Nami Island. Sampai di Nami kami disambut dengan Gunungan Es yang terlihat sangat Indah sayang untuk tidak diabadikan.
Setelah sampai di GAPYEONG STATION kami masih harus menuju ke GAPYEONG WHARF (Pelabuhan untuk menyebrang ke Nami Island) namun karena lapar yang luar biasa akhirnya kami sarapan terlebih dahulu, hanya dengan membeli kimbab segitiga dan susu kotak saja kami sudah kenyang. Saat itu pilihan kami untuk menuju Gapyeong Wharf adalah dengan menggunakan Bus Wisata Khusus (Shuttle Bus) seharga 6000 Won (All Day) butuh waktu sekitar 10 Menit untuk tiba di Gapyeong Wharf. Tiket Shuttle Bus ini jangan sampai hilang, karena tiap kalian akan naik Shuttle Bus tiket akan dilihat lagi oleh Supir Busnya. Tiba di Gapyeong Wharf, bus akan berhenti di Bus Stop khusus, yang berada di luar dari area parkir mobil Gapyeong Wharf. Kalian tinggal jalan sedikit sekitar 5 menit untuk tiba di Loket Tiket ke Nami Island. Untuk Harga Tiket Masuk Nami Island ada 2 jenis 8000 KRW (Rp.104.000,-) untuk WNA dan 10.000 KRW (Rp.130.000,-) untuk Lokal. Tiket sudah di tangan, hanya menghabiskan waktu 15 menit untuk penyebrangan dari Gapyeong Wharf ke Nami Island. Sampai di Nami kami disambut dengan Gunungan Es yang terlihat sangat Indah sayang untuk tidak diabadikan.
![]() |
| langsung disambut Gunungan Es |
![]() |
| Muka lelah perjalanan menuju Nami |
![]() |
| Saljuuuu |
![]() |
| Patung Winter Sonata |
![]() |
| Garden Of the Morning Calm |
Untuk masuk ke
Garden Of The Morning Calm ini hanya perlu membeli tiket seharga 9000 KRW (Rp.117.000,-).
Tempat ini sangat INDAH, lampu warna warni dimana-mana ada banyak spot foto
yang membuat kita benar-benar semakin takjub dengan tempat ini. Semakin malam lampunya semakin Indah!!! Masyaallah. Setelah Puas berkeliling dan berfoto akhirnya kami kembali dan
melanjutkan perjalanan menuju guest house.
6th day Woollim Entertainment
!!!
SUPER
EXCITED!!!!! Kata itu yang menggambarkan keadaan kami saat itu, saya, Dinda dan
Henny benar-benar SUDAH TIDAK SABAR
untuk bisa berdiri di depan WOOLLIM
ENTERTAINMENT. Setelah beberapa hari Puas berkeliling ke tempat wisata dan
hari ini kami sudah merencanakan untuk menuju Woolliment dari HONGIK UNIV STATION- HAPJEONG – MAPO-GU
OFFICE dan kemudian jalan kaki menuju Woollim Ent dengan Kak Fava yang baik
hati menjadi One Day Spesial Tour Guide kami. Luar Biasa Takjubnya!!!!! akhirnya
kami berdiri dan berfoto di depan Woollim Ent, minum kopi di NIT Café. Tentunya
ini impian semua INSPIRIT all over the world yaa.
Dan yang paling membuat Dinda dan Henny gak akan pernah lupa hari itu adalah We Meet GOLDEN CHILD (sampai
sekarangpun saya belum hapal nama membernya) dan disaat anak-anak Golden
Child keluar dari Gedung Woollim ini
merupakan kesempatan kami untuk menyapa mereka walaupun terlihat sekali
bagaimana bingung dan kagetnya mereka melihat kami berteriak sambil memberikan
salam. Luar biasa akhirnya Dinda dan Henny bisa bertemu dengan member Golden Child, andaikan itu member INFINITE pasti saya juga ikut Heboh.
![]() |
| Finally Woollim Ent |
Tujuan
berikutnya, ini yang paling saya tunggu yaitu RESTAURANT MAMANYA NAM WOOHYUN “MEOK&SAM”,
dari Woollim Ent menuju ke MAPO-GU
STATION LINE 6 - BOMUN STATION EXIT 8 Kemudian akhirnya sampai juga di
MEOK & SAM nya Woohyun, walupun hanya bertemu dengan Ibu, Kakak dan
Pamannya saja kami sudah bahagia, apalagi bertemu dengan Nam Woohyunnya
langsung ya.
7th day Namsan Tower, ITAEWON MOSQUE
Setelah
beberapa hari yang lalu kami gagal menuju Namsan Tower, akhirnya sesuai dengan
rencana hari ini kami SIAP untuk menuju Namsan Tower. Dari HONGIK UNIV.STATION kita hanya perlu menuju MYEONGDONG STATION (MELEWATI SEOUL STATION) keluar dari EXIT 3 untuk sampai Namsan tower. Kami melewati
pusat berbelanjaan Myeongdong, kemudian berjalan kaki sekitar 10 menit menanjak
untuk sampai ke stasiun Cable Car.
Jangan
pernah berpikir untuk jalan kaki naik ke Namsan Tower yaa, “Lelah kamu gak akan Kuat,
Naik Cable Car saja”. Harga untuk naik cable car 6.500 KRW
(Rp.84.000,-) untuk One way sedangkan bolak-balik 8000 KRW (Rp.104.000,-). Jangan
bilang pernah ke Seoul kalau belum ke Namsan Tower yang terkenal dengan gembok
cintanya. Dengan 5000 KRW (Rp.65.000,-) kita sudah bisa membeli Gembok cinta
dan silahkan kalian mau tulis apa dan siapa (sayang waktu itu gak tau mau
tulis nama siapa).
Setelah
Puas berfoto dengan gembok-gembok cinta, Kami memutuskan untuk turun dengan berjalan kaki
dan ternyata memang pilihan yang tepat, jadi kami bisa berfoto-foto sambil menikmati pemandangan seoul dari ketinggian. Sebenarnya agak lelah karena sepertinya tangganya tidak ada habis-habisnya.
Oiya hari itu Seoul sedang berkabut jadi semua orang disarankan untuk
menggunakan masker, untung kabutnya
tidak terlalu tebal dan kami bisa menikmati perjalanan.
Dari
Namsan Tower selanjutnya kami akan menuju Seoul Islamic Centre yang ada di
ITAEWON, dari MYEONGDONG STATION – SAMGAKJI
STATION – ITAEWON STATION setelah itu berjalan sekitar 7 menit untuk sampai
di Masjid ini. Masyaallah akhirnya bisa melihat Masjid ini juga, walaupun kami
tidak sempat untuk solat berjamaah disana karena keterbatasan waktu, sekedar
untuk berfoto saja sudah bahagia, Alhamdulillah. Di sekitar Masjid ini banyak
kita temui rumah makan Halal, makanan turki sampai makanan Indonesia sepertinya
kawasan ini merupakan tempat berkumpulnya orang Indonesia untuk sekedar melepas
rindu akan makanan dan tanah airnya.
![]() |
| di depan Masjid Itaewon |
8th DAY INSADONG, HALAL KITCHEN RESTAURANT.
Hari
ini rencananya kami akan menuju insadong, kata orang Insadong adalah pilihan
yang tepat untuk membeli pernak-pernik murah untuk oleh-oleh. Pagi itu seperti
biasa kami berjalan kaki menuju Exit 3 Hongik Univ Station, namun disaat kami
berjalan tiba-tiba ada yang mengejar kami dan mengucapkan “ASSALAMUALAIKUM” Masyaallah disapa ahjussi ganteng pake ASSALAMUALAIKUM
Pula. KAGET ? IYAAAA!!!! Ternyata
yang menyapa kami adalah Mr.HASAN LEE
beliau merupakan Owner dari Restaurant HALAL
KITCHEN. Kalian tahu?! Kami ditawari tumpangan untuk menuju INSADONG
ternyata Restoran Halal Kitchen dekat dengan Gyeongbukgung, Hanok Village, dan
cukup dekat juga dengan Insadong. Mr.Hasan mengajak kami melewati BLUE HOUSE
(Istana Ke Presidenan KOREA SELATAN) Kemudian melewati Universitas EWHA, Seoul
National University dan Yonsei University, beliau juga menjelaskan beberapa tempat yang katanya bagus untuk di foto dan salah satunya adalah jalanan tempat syutingnya Drama GOBLIN, dan ternyata kami melewatinya. Alhamdulillah
di hari terakhir di Seoul pun kami masih bertemu dengan orang-orang baik.
Untuk menuju Restaurant Halal Kitchen ini tidaklah sulit, dari Gyeongbokgung Palace cari kantor polisi
Samcheong dan toko e-mart. Setelah 100m, kita akan melihat toko fashion Boy
London, belok kanan dan naik tangga
kemudian kalian akan melihat tulisan restoran "HALAL KITCHEN". Apabila kalian takut untuk makan di
Seoul, sambil menuju Gyeongbokgung Palace atau ke Bukchon Hanok Village, kalian bisa mampir untuk makan di Restaurant
Halal Kitchen ini. Dengan menu-menu yang disajikan berupa masakan khas Korea
seperti Kimchi, japchae, tteokbokki, dakgalbi-deopbab, dan masakan khas Korea
lainnya (WAJIB DICOBA TEMAN). Ownernya
Baik sekali dia menemani kami untuk mengobrol dan bahkan memberikan Kalender official Wanna One untuk kami.
![]() |
| with Mr.Hasan Lee |
Setelah
puas berkeliling Insadong kami memutuskan untuk kembali ke Penginapan Saatnya
untuk Packing. Malamnya kami putuskan untuk tidak tidur, kami habiskan uang
makan kami yang tersisa untuk membeli Es Krim, Ramyun Instan dan dan
snack-snack yang tentunya tidak dijual di Indonesia. Malam itu kami habiskan
dengan Packing, makan, bercerita dan saling menguatkan hati karena besok kami
harus kembali ke INDONESIA.
9th
DAY GOING BACK HOMEEEEE
Sebenarnya
ada banyak hal menyebalkan, melelahkan, menyedihkan, dan beberapa kesialan yang kami dapatkan
di hari kami harus kembali ke INDONESIA. Dimulai dari barang bawaan yang
banyak, perjalanan menuju subway yang melelahkan karena barang bawaan, hampir
ketinggalan pesawat karena harus menyelamatkan barang. FINALLY INDONESIA WE’RE HOME. KEMBALI KE DUNIA NYATA DAN MULAI MENATA
KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK.
_dendddeeee



























