Tuesday, October 7, 2014

Journey to Rinjani



RINJANI, SATU LANGKAH MENUJU LANGIT !!!!

      Cerita kali ini bukan mengenai perjalanan nonton konser maupun cerita tentang  kpop lainnya, cerita kali ini mengenai perjalan penuh perjuangan mendaki GUNUNG RINJANI…

        Kita tau, Gunung Rinjani merupakan Gunung tertinggi kedua di Indonesia, kata orang, "Belum orang LOMBOK namanya kalau belum mendaki Gunung RINJANI". Sebenarnya keinginan mendaki Rinjani ini sudah lama ada, apalagi sepupu-sepupu dan keluarga banyak yang sudah mendaki Rinjani.

      Rencana untuk naik Rinjani bareng temen-temen Kontingen NTB ini memang sudah lama ada, tapi baru tercetus kembali setelah kami Wisuda dan pengukuhan, tepatnya di BBM Grup NTB XXI, waktu itu Kak Billy, Windy, Kak Heru yang paling semangat buat ngajakin naik Rinjani. Fix dipilihlah tanggal 1 Agustus sebagai hari H, tanpa Perencanaan panjang akhirnya Aku, Kak Billy, Kak Wahyu, Kak Jaya, Dody (adik Kak Jaya), Cindy (pacar Kak Billy), Dadet, Yogi, Gambot, Murda (sepupu-sepupuku), Om tipul, miq maryan dan miq sebagai Porter. Beruntungnya ada Miq Ayot yang Punya Perlengkapan Naik Gunung Lengkap (Tenda, Kompor, Sleeping Bag, dll) dan 3 orang Paman yang sudah biasa menjadi Porter.

1 Agustus 2014…..
Bismillahirahmanirrahim…
            Kami berangkat dari Bayan Jam 06.00 Pagi, Sampai di Sembalun jam 07.00, rencananya kami memang naik melalui sembalun dan turun melalui Senaru. Perjalanan awal cukup ringan karena jalan yang landai, sepanjang jalan terlihat bukit-bukit yang didominasi ilalang. Pohon sangat jarang sehingga membebaskan mata memandang kesegala arah, sama seperti jalan-jalan yang pernah kami lalui ketika jalan juang di kampus. 
Jalan awal, masih mendatar
        Setelah beberapa lama sudah mulai Jalanan tanjakan, tanjakan berbatu, disana sudah agak sedikit melemah. Mendaki lewat sembalun memang kata orang lebih melelahkan, mungkin karena hawa dari sembalun lebih panas. Selama perjalanan gak berenti-berentinya kami bertanya Kapan sampainya.

          Sekitar jam 09.00 kami tiba di pos 1, pos 1  semacam pondok dengan atap seng. Hampir Setengah jam kami istirahat di pos 1. Kami melanjutkan perjalanan masih dengan semangat membara. Sampai di Pos 2 kami beristirahat sambil makan makanan kecil sebagai pengganti makan siang, lalu berjalan kembali sekitar jam 11.00, matahari sangat menyengat. Selanjutnya Pos 3, di Pos 3 ini kami berhenti untuk makan Siang, disini kami benar-benar lapar Om Tiful dkk, membuatkan kami Mie Instant untuk dimakan. Setelah dari Pos 3 Jalan mulai menanjak sehingga keringat bercucuran ditubuh kami. Jalan yang disebut dengan “Bukit Penyesalan” ini benar-benar menajak. Kami harus mendaki beberapa bukit dengan kemiringan sekitar 50-70 derajat, banyaknya bukit yang harus dilewati dan tanjakan yang panjang, punggungan demi punggungan semakin lama semakin menanjak dan terasa seperti tidak ada habisnya. Gunung mulai ditumbuhi beberapa pohon yang didominasi pohon pinus tapi ilalang masih menjadi tumbuhan utama. Di sepanjang jalan kami banyak bertemu turis asing maupun turis Domestik dan porter yang membawakan barang-barang mereka. Porter-porter membawa barang-barang dengan 2 buah keranjang dari rotan yang digabungkan dengan sebuah bambu, lalu kemudian dipikul dibahu. Kita bisa melihat barang-barang berupa sleeping bag (yang ukurannya relatif besar jika dibandingkan dengan ukuran sleeping bag saat ini), tenda, dan makanan,dsb.

         Benar kata orang, Perjalanan mendaki gunung merupakan ajang mencari teman, baik orang asing  maupun domestic semua membaur menjadi satu, saling menyemangati dan saling tolong. Seperti sebelumnya, semakin menanjak , semakin sering kami bertanya “KAPAN SAMPAINYA”. Satu hal lagi yang harus diingat ketika mendaki Gunung, jangan Percaya dengan Kata Orang yang mengatakan “SEBENTAR LAGI SAMPAI, SEDIKIT LAGI”.

      Sekitar pukul 17.30 kami sampai di Plawangan Sembalun, sebuah plank nama berdiri memberitahukan kami sudah sampai. Alhamdulillah akhirnya setelah mendaki Bukit Putus asa dan Bukit Penyesalan kami sampai juga di Plawangan Sembalun, Porter Kami Om tiful dkk, sudah sampai sebelum kami dan tendapun sudah siap kami gunakan. Tenda didirikan ditengah apitan dinding tanah yang menghalangi kami dari angin. Malam itu kami disuguhi mie rebus dengan campuran telur, nikmatnya makan malam setelah perjalanan panjang dengan pemandangan Rinjani yang Subhanallah Luar Biasa Indahnya. Hal yang Paling berkesan tentunya adalah Sholat di atas Gunung, Di bawah taburan bintang, rasanya semakin dekat dengan Allah SWT. Tuhan Semesta Alam Pencipta Alam yang Indah ini, Subhanallah.

         Om tiful bilang malam in kami harus tidur cepat, agar tenaga kami cukup untuk mendaki puncak besok, rencananya kami akan mendaki pukul 02.00 Dini hari. Menjelang tidur kami mempersiapkan bawaan untuk bekal diperjalanan menuju puncak esok paginya seperti jacket, sarung tangan,kaos kaki,senter kepala, kamera, air minum dan makanan kecil.

Menuju Puncak (2 Agustus 2014)
          Pukul 01.30, Aku dan Cindy dibangunkan. Udara benar-benar dingin, entah berapa suhunya, kami menggigil ketika keluar tenda. Sebelum kami mendaki puncak Kami melihat kelengkapan lagi, tidak lupa kami berdoa, Pendakian Puncak Rinjani di Komandoi oleh Yogi sepupuku yang sebelumnya memang pernah mendaki, Om tiful dkk menjaga tenda, dia Cuma berpesan, jangan sampai berpencar. Pukul 02.00, dengan headlamp dikepala dan jacket membungkus tubuh, kami mulai berjalan. Pertama-tama kami menaiki satu punggungan bukit yang berdebu dan berkerikil. Kemudian bukit-bukit lainnya menunggu didepan. Benar-benar penuh perjuangan, awalnya kami masih lengkap dan beriringan, namun lama kelamaan, kami berpencar, Untungnya Adik-adikku selalu ada menemani, mereka menjadi tukang tarik untukku selama mendaki. Semakin lama tanjakan semakin terjal dan berpasir.  Aku Dadet, Yogi, Murda dan Gambot berhenti dulu untuk menunggu yang lain (Kak jaya, Kak Billy,Kak Wahyu Cindy dan Dody), ternyata kata kak Jaya, Kak Billy dan Cindy masih jauh, mungkin mereka kembali ke tenda, sepertinya keadaaan Cindy tidak baik, maagnya kambuh. Kemudian Kami melanjutkan perjalanan lagi, semakin tinggi, suhunya semakin dingin titik-titik cahaya senter terlihat didepan dan dibelakang.

            Saat matahari mulai muncul dan perasaan sabar mulai diuji oleh tanjakan berpasir yang sangat panjang.  YA ALLAH, ini benar-benar tanjakan yang luar biasa panjangnya, rasanya ingin menyerah, apalagi dengan tanjakan pasir  yang apabila kita melangkah sedikit terpeleset.  pemandangan danau Segara Anak mulai terlihat disebelah kanan. Cukup menghibur dan membuat mata ingin selalu memandang. Disebelah kiri terlihat Desa Sembalun, dan bukit-bukit yang telah kami lalui dihari pertama. Pemandangan yang paling tidak enak adalah melihat kedepan. 

Jalan menuju puncak yg berbatu
           Aku melihat Dadet,Gambot dan Murda beberapa ratus meter didepanku, meski jauh namun terlihat jelas karena tidak ada yang menghalangi pandangan, hal itu membuat perasaan capek bertambah. Penghargaan Terbesar memang harus diberikan kepada Yogi dia yang menarikku menggunakan Sapuq (Kain ikat Kepala) benar-benar perjuangan. Ditengah langkah yang terseok-seok, Aku berkali-kali berhenti, memandang tak percaya pada jalan panjang yang masih ada didepan mata. Angin yang kencang menemani suara kaki ku yang bergesekan dengan pasir dan kerikil, “Ya Allah, Masih Jauh yaa”.

          Sekitar Pukul 09.00 Aku tiba dipuncak dan disambut Adik-adikku yang telah dulu sampai (tenaga mereka Luar biasa memang). Sampai di puncak kami harus bersabar dulu menunggu antrian, karena masih banyak yang antri untuk berfoto di Puncak Rinjani. Sambil menunggu kedatangan Kak Jaya, Kak Wahyu dan Dodi kami sempatkan diri untuk tidur beberapa menit di sisi-sisi puncak. Selang beberapa menit kami mendapatkan giliran untuk berfoto. Kamipun berfoto mengabadikan saat-saat dipuncak.
Puncak Rinjani with My Brother

         Sudah puas berfoto kamipun siap untuk turun, Yogi mengatakan mungkin kakak-kakak itu kembali ke tenda. Tapi beberapa langkah turun ada yang melambaikan tangan dari kejauhan, mungkin sekitar 5 Meter, ternyata itu adalah Kak Wahyu. Kamipun Menunggu Kak Wahyu dan naik kembali ke puncak untuk menemani kak Wahyu berfoto menggunakan PDUB, demi pacar tercinta katanya. Sepuluh jempol aku berikan untuk Kak Wahyu, Semangat dan tekad dia untuk berfoto dengan menggunakan PDUB demi Pacar tercintanya memang Luar biasa, awalnya dia yang paling terakhir sekarang malah dia satu-satunya Kakak yang berhasil mencapai puncak.

        Kak Jaya dan Dodi sudah hampir sampai seperempat jalan namun, karena suhu yang benar-benar dingin dan mereka juga yang tidak menggunakan sepatu, terpaksa berbalik arah dan kembali ke tenda, Namun perjuangan mereka juga Luar biasa, Kak Jaya dan Dodi sempat mengabadikan berfoto dengan membawa tulisan nama pasangan mereka masing-masing. Perjalanan turun tak semudah yang dibayangkan, NGERI, jalan yang berpasir tadi membuat Aku beberapa kali terpeleset, beruntung ada adik-adik  yang menjagaku, benar-benar mengerikan (menurutku).

            Sekitar jam 12 kami tiba di Plawangan Sembalun kembali, kami disuguhi Mie Rebus sayur ala om tiful, semuanya habis dengan sekejap, benar-benar lapar, setelah istirahat beberapa waktu kami memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Danau Segara Anak, rencananya malam ini kami akan menginap di Danau Segara Anak.

            Pukul 14.00 kami mulai berjalan menuju danau. Jalanan sangat curam. Kami harus berjalan ekstra hati-hati karena jurang disebelah kiri jalan. Menurut porter, tiang-tiang yang ada disepanjang jalan sebelumnya dipasangi besi untuk pegangan bagi para pendaki. Namun tampaknya ada yang melepaskan besi-besi tersebut dari tiang-tiang beton dan membawanya entah kemana. Setelah menuruni punggungan bukit yang curam sekitar 2,5 jam, kami tiba disebuah lembah yang indah dan landai. Tak lama kemudian kami melihat danau dikejauhan. 

           Sekitar pukul 17.30 kami tiba di danau. Tenda sudah didirikan porter ditepi danau. Segera kami masuk tenda dan berganti pakaian. Keadaan Danau benar-benar Ramai, ini sudah tidak seperti di Gunung, amat sangat Ramai, Malah malamnya ada yang menyalakan kembang api, Luar biasa indahnya, kembang api di Danau Segara Anak.

Turun Melalui Jalur Senaru (3 Agustus 2014)
           Hari ini kami akan turun menuju Desa Senaru. Bukit yang harus kami lalui sangat terjal hingga menciutkan hati. Porter mengatakan, lereng itu biasanya dilalui 3 jam, setelah itu jalannya akan menurun. Kami sarapan dengan mie rebus dan telur lagi, ditambah dengan segelas teh. Pukul 09.00 kami meninggalkan danau melipir kearah kiri, kemudian menaiki bukit kearah Plawangan Senaru. Jalur sangat terjal mencapai 90 derajat, pohon-pohon didominasi pinus. Kami memanjat beberapa punggungan yang hanya memberikan sedikit tanah atau batu untuk dipijak. Jurang yang sangat dalam menganga disebelah kiri membuat kami berjalan hati-hati. Perjalanan Pulang ini juga sama seperti ketika mendaki, banyak orang lalu lalang, ada yang turun dan ada yang baru ingin menuju Danau. Beberapa kali Aku terkecoh, mengira bukit yang kudaki adalah tanjakan terakhir, namun kemudian mendapati masih ada tanjakan lainnya didepan. Sekali lagi jangan percaya dengan ucapan orang di gunung yang mengatakan “SEDIKIT LAGI, SEBENTAR LAGI SAMPAI”.

         Pemandangan terindah Segara Anak terlihat ketika kami memandang kebelakang, semua bagian danau terlihat jelas, berbeda jika kita memandang danau dari puncak, karena dari sini, danau terlihat lebih dekat. Sekitar jam 12 kurang kami tiba di Plawangan Senaru, lalu beristirahat sambil melonggarkan betis yang sejak pagi dipaksa bekerja keras. Disini Aku dan Kak Wahyu benar-benar berjanji kalau ini yang Pertama dan mungkin yang terakhir kalinya, Selalu saja Aku dan kak Wahyu yang jadi orang belakang. Kabut menemani langkah kami meninggalkan tempat itu. Pandangan hanya berjarak sekitar 15 meter hingga menghalangi mata melihat medan sekitar. Setelah berjalan sekitar 1 jam kami tiba di Pos 3. Kami makan siang disitu, porter kembali menawarkan mie instant lagi, tapi kami belum lapar, kamipun melanjutkan perjalanan ke pos 2. Sesampainya di pos 2 kami tidak ingin terlalu berlama-lama namun keadaan tidak bisa dibohongi,  semua sudah lapar kemudian om tiful dkk memasakkan kami mie instant lagi, nikmatnya Alhamdulillah, satu lagi ENERGEN, energen benar-benar bisa menambah energy saudara-saudara. Kami bertekad kalau hari itu sudah harus sampai rumah, tidak perlu menginap di plawangan maupun pos-pos lainnya. Perjalanan dari Pos 2 benar-benar luar biasa, Bayangkan tadi Aku yang paling belakang (didepan kak Wahyu) sekarang  jadi aku yang paling depan, bukan dengan berjalan tapi berlari (berkat energen sepertinya).

            Perjalanan turun dari pos 2 benar-benar luar biasa, kami lari seperti tidak ada beban, semangat untuk cepat sampai rumah dan tidur di tempat tidur mungkin ya. Pos Extra, Pos satu kami lewati dengan berlari, Sekali lagi LUAR BIASA. Tak terasa 3 jam berlalu dan kami sampai di Gerbang Rinjani Pukul 18.00 (tepat seperti perkiraan).

         Sampai di Desa Senaru kami beristirahat dulu di rumah Mik Ayot, benar-benar tenaga sudah 0%, rasanya ingin segera mandi dan tidur, tapi Mik Ayot menyarankan kami untuk tidak mandi dulu kata beliau tidak baik, nanti tubuh bisa kanget karena perubahan suhu. Kamipun beristirahat dan makan sejenak. Kami kembali ke rumah di Bayan, disana semua langsung membersihkan diri dan beristirahat. Paginya setelah sarapan kak Jaya, Kak Billy, Kak Wahyu, Cindy dan Dody pamitan pulang. Perjalan berakhir dengan penuh cerita menarik.

        Perjalanan Mendaki Gunung Rinjani ini merupakan pengalaman yang LUAR BIASA, pendakian pertamaku. Walaupun saat pendidikan dulu aku sering jalan juang, keluar masuk hutan, mendaki bukit, berendam di sungai sampai masuk Got  tapi ini AMAZING.

      Alhamdulillah, Impianku tercapai juga, setelah LULUS bisa mendaki Puncak Rinjani, menyenangkan dan Seru. Tak lupa Pula Ucapan Terima Kasih Kepada Om Tiful, Mik Maryan dan Mik Durian sebagai Porter dan Adik-adik penyelamatku tukang geret, Tanpa kalian wanita ini gak akan sampai Puncak Rinjani (Tenang, Traktiran Gaji Pertama) haha. Teman Seperjuangan juga, Kak Taya dan Dodi, Kak Billy dan Cindy walaupun gak sampai puncak tahun depan pasti sampai Kak !!. Kak Wahyu, Daebak! Luar Biasa, Demi Cinta, Demi Yayas ya Kak, PDUB di Puncak Rinjani, KEREN!! 3.726 Mdpl, SATU LANGKAH MENUJU LANGIT !!!!!.

Finally 3.726 Mdpl
Kak Billy, Kak Wahyu, Aku, dan Kak Jaya
Turun Gunung menjadi awal perjalanan hidup,
Dunia Kerja,
Tanggal 8 Agustus 2014, 
Kami Kontingen NTB Angkatan XXI Sudah Mulai Bekerja (Orientasi) di BKD…
Selamat Bertugas Saudara-Saudaraku NTB XXI….
Nan Jongmal Saranghaeyooo hyungdeul :D …..


                                                                                                Den2chan

Sunday, September 14, 2014

EXO THE LOST PLANET IN JAKARTA



EXO THE LOST PLANET IN JAKARTA….
Perjuangan Mencari Cinta di Senayan :D
LUHAAAAAAAAAAAAAAN !!!!!!!



Modal Nekat, lagi dan lagi kata ini selalu muncul disetiap perjalanan nonton konser. Sama seperti konser INFINITE sebelumnya, cuma beda status aja, dulu masih Pendidikan, sekarang sudah kerja.  Kegalauan dimulai sejak Dyandra Entertainment confirm kalau mereka bakalan datengin EXO di tanggal 6 September 2014. 

Sejak hari itu udah ada tekad seutuhnya kalau bakalan wajib dan harus nonton “EXO THE LOST PLANET IN JAKARTA”. Selanjutnya kegalauanpun dimulai tiap hari Galau mesti dapet duit dari mana, dimana, mesti jual apaaa?.  Status PNS 80 % dengan gaji yang gak tau kapan keluarnya bikin tambah Galau, apalagi sekarang kalau mesti nonton Konser kan bukan hanya mikir tiket konsernya doang, tapi mesti mikir tiket buat bolak-balik Lombok-Jakarta, GOD HELP ME!!!!!.

Alhamdulillah, 1 bulan sebelum konser dapet juga tiketnya, walaupun ditombokin Ririn dulu (gomawo onpar), selanjutnya tinggal mikir tiket Pesawat PP aja. Tiket Premium Fest E dibeli, minta tolong sama ron beliin kami bertiga ( aku, ririn n irza), niatnya si pengen VIP E tapi hari pertama pembukaan tiket aja udah full booked , ternyata orang-orang sebelumnya udah pada pre order, tapi gak papa lah, EXO I’m Coming !!!!!!...

Tiket Premium Fest E
Jumat, 5 September 2014….
Pesawat pagi jam 06.00, sebelum berangkat malemnya nginep dulu di rumah Ririn. Bener-bener nekat pergi tanpa modal apa-apa, uang pas-pasan buat penginapan dan makan aja, yang paling bikin gak tenang itu  belum dapet izin sepenuhnya dari mama :(, bener-bener gak tenang, tapi mau gimana lagi demi EXO Bismillahirahmanirrahim…..

Sampe Jakarta jam 07.00 nungguin irza dulu di Bandara biar ntar barengan ke guest house yang udah di booking temen Irza, jam 8.30 Irza nyampe Jakarta, untungnya ada temen SD yang jadi sukarelawan traktirin sama nganterin kita biar kita gak nyasar-nyasar. Jam 01.30 nyampe di guest house yang udah di booking Irza, disana kita kenalan sama temen2 Irza yang dari LayUnion Ina, kak Nisyah, Datu, dan Allysa. Sekitar jam 2 kami berangkat ke Senayan buat ketemu Ron sekalian ambil voucher, agak lama nungguin Ron,  soalnya Ron kena macet gak lama Ron sms dan bilang dia udah antri tuker tiket, ketemu Ron kita langsung heboh terus Ron ngajakin kita jalan sekitaran senayan kata dia si biar tau Medan buat konser besoknya.

Sabtu 6 September 2014….

Finally D-Day….
Nyesel se nyesel nyeselnya kemarin gak ikut tawaran Ron buat nginep (kemah) bareng di Senayan.  Aku, yin, Irza dan Alissa datang jam setengah 8 dan itupun antrian udah panjang banget (GILAAAAA) kita bagi tugas, Irza sama Al tuker tiket sekalian nemenin Al beli tiket (tiket VIP F yang dia punya udah di jual, nyesel banget katanya , ckckck ). Aku sama ririn antri Masuk gate, disana kenalan sama temen baru lagi Desty temen irza dari LayUnionIna juga, trus kenalan sama dua bersaudara Icha n Ocha dari Solo, selanjutnya kenalan juga sama 4 orang lainnya, ada yang dianterin mama papanya.

Ngantri Masuk Gate bener-bener PENUH PERJUANGAN!!!! Desek-desekannya itu lho MAMPUS!!!. Banyak banget hal Lucu plus menyebalkan selama ngantri ini, lucunya waktu kita semua pada asik duduk sambil antri orang-orang yang di depan pada heboh gara-gara ada bus lewat, pada hebohlah dikiranya itu busnya anak EXO, eh ternyata…. Itu Bus pariwisata yang isinya Ibu-Ibu sama Bapak-bapak (Ketawa Ngakak :D), terus nyebelinnya waktu udah mulai pada desek-desekan, ampun bener-bener gak ada ruang buat nafas dan bergerak, di belakang pada dorong-dorongan, udah gerah, panas, kegencet pula.

Antriannya panjang banget




Setelah Ngantri dari jam setengah 8 pagi, akhirnya jam setengah 6 gate dibuka juga, malah masih banyak antrian orang dibelakang. Sampe venue kita cari posisi yang paling nyaman PREMIUM E, LUHAN ISTRIMU DISINI !!!!!!.

Setelah menunggu lama, anak EXO belum juga muncul padahal sudah hampir jam 07.00, tiba-tiba layar VCR muterin lagu INDONESIA RAYA. Sumpahlah ya, kayaknya Dyandra emang pengen kita tetep Cinta Tanah Air, sebelum konser aja kita disuruh nyanyi INDONESIA RAYA dulu Keren si, tapi nyanyi lagu Indonesia Raya sambil ngangkat Light Stick EXO jadi gimana gitu.

Setelah lagu INDONESIA RAYA selesai diputar, Layar VCR tiba-tiba Gelap dan Munculah 11 ORANG PRIA GANTENG DI VCR ITUUUUUU!!!! Ya Allah, itu EUFORIANYAAAAAAAA, SEMUA PADA TEREAK, GRAY OCEAN KEREN BANGET SUMPAH! FINALLY EXOOOOO!!!!.

Saking fokusnya liat mereka sama focus buat benteng pertahanan dari desek-desekan orang dibelakang kita lupa mereka nyanyi lagu apa, yang jelas Mereka Lewat and I CAN SEE THEIR FACE!!!!! 

Xiumin! KIM MINSEOK orang pertama yang berdiri depan Section Premium E, Sumpah Ini manusia ASLINYAAAAAAAAAA GANTENG BANGET!!! Mana muka imut-imutnya yang selama ini kita liat di laptop, adanya malah XIUMIN YANG MANLY BANGET AND SEXY. Selanjutnya Mr.Happy Virus CHANYEOL !!!! Orang ini bener-bener Happy Viruslah yaaaaa ngakak terus, gak ada yang beda dari muka CHANYEOL, dia TETEP GANTENG!!!!! DIA MAEN DRUMNYA KEREN BANGET SUMPAH !!!!!

LAY ZHANG YIXING juga Lewat terus berdiri di depan Section E, ampunlah Lay selalu menarik perhatian, ada aja hal-hal yang bikin orang gemes sama dia apalagi waktu dia bilang ME TOO TOO. BYUN BAEKHYUUUUUUN!!!!!!!!!! MANUSIA TERUNYU, TERIMUT DI JAGAT RAYA INI!!!!!!! BENER-BENER BIKIN SUASANA MAKIN HOT, !!!! BAHAGIAAAA BANGET LIAT MUKA UNYUNYA ITU YA ALLAH, GANTENG!!!.

Dan yang Paling ditunggu lewat juga MR.XI LUHAN yang GANTENGNYA NA’UZUBILLAH, muka dia itu bersinar putih banget, walaupun semua member EXO putih mulus bersinar, tapi, tapi, tapi LUGEEEEEEEE!!!! KAMU GANTENG!! LUGE LIAT SINI DONG ISTRIMU DISINI! tereak sampe mampus. 

KIM JONGDAEEEEE!! Asagfirullah ini orang beda banget sama yang di Laptop ASLINYA DIA GANTENG BANGET SUMPAH, apalagi waktu perforfm My Lady, Jongdae dua kali di Shoot, Sexy mampuslaaaaah *pingsan :D.

HUANG ZI TAOOOOO dia juga paling sering lewat di Section premium E, GANTENG BANGET, dia sampe bikin tempat kita berdiri jadi roboh, saking semangatnya kita gara-gara dia suruh loncat, hahaaa, kalo dedek SEHUN dia lumayan sering lewat juga si, tapi dia bukan dedek dedek lagi, bener-bener sehun udah gede GANTENG MAMPUS!!! Dia lagi cedera si, jadi keliatan banget jalannya pelan-pelan gitu.

Selanjutnya SUHO, KYUNGSOO SAMA JONGIN sayang banget mereka cuma beberapa kali aja lewat di section Premium E, tapi setidaknya bisa liat mereka, mata DIO yang bunder-bunder ituuu, haaaa, JONGIN lewatnya waktu Lucky, Tapiiiii dia ganteng pake kacamata siapaaa ituuuuu, sukaaaaaaaaaaaaaaaaaa Leader Suho bikin envy, lucky fans yang dapet bunga sama foto bareng dia beruntung banget yaaa, KIM JUNMYEON !!!!!!.

Perjuangan panjang dari pagi cukup terbayar sama waktu konser yang Cuma 2 Jam itu, entahlah, lupa segalanyaaa, bahkan tadi mereka nyanyi lagu apa aja lupa saking focus liat muka mereka sampe gak ada foto, gak ada fancam, mau fokuus aja liat muka merekaaaaa :D bener-bener penuh perjuangan yaaaa, suara serak abis tereakin LUGEEEEEE ISTRIMU DISINI!!!!!.

Nyampe penginapan jam satu malem, itupun gak bisa tidur garagara masih kepikiran muka mereka yang gantengggg, MAU LAGI!!! InsyaAllah Tahun depan ketemu mereka lagi, Harus Ngambil VIP, HARUS BAWA LUHAN PULANG KE LOMBOK  :D!!!. Sekali lagi cerita ini ditutup sama permintaan Maaf yang sebesar-besarnya Buat MAMA TERCINTA, kali ini harus pergi tanpa seizin mama lagi, Maaf buat sodara-sodara dan semua orang yang tahu, gara-gara ini mereka pada ikutan stress juga :D. Terimakasih Buat doa dan dukungan semua orang, GOMAWOOOO…..

NB :   Banyak yang berharap setelah nonton EXO ini saya sadar dan bilang ini terakhir kalinya. BUT, I’ts not the last, it will be continue because if you enter Kpop you never find the way to close, I LOVE KPOP, KOREA, I’TS MY OWN WORLD :D



Sunday, July 20, 2014

ONE GREAT STEP IN JAKARTA, 31 AGUSTUS 2013



ONE GREAT STEP IN JAKARTA, 31 AGUSTUS 2013 

FINALLY, I MEET THEM, I SAW THEM, STANDING WITH OTHER INSPIRIT, WATCHING THEIR LIVE PERFORMANCE, IT’S REALLY AMAZING, AMAZING DAY IN MY LIFE~


Setelah bergalau ria selama beberapa bulan, akhirnya hari ini datang, dengan penuh pertimbangan akhirnya kami berani ambil resiko, INFINITE ONE GREAT STEP IN JAKARTA !!!!. Demi INFINITE, aku dan Dinda akhirnya berani IB gelap (lebih tepatnya si Telat masuk pesiar) setelah apel 2 hari berturut-turut pak Ben mewanti-wanti untuk tidak meninggalkan kampus tanpa alasan, dengan bayangan sanksi-sanksi mengerikan, dan konsekuensi-konsekuensi Mengerikan, aku dan dinda Cuma bisa bertekad, HARUS BISA LIAT INFINITE !!!!! demi INFINITE, Bismillahirahmanirrahim.

Sabtu, 31 agustus 2013
Beruntungnya hari itu pesiar satuan wanita praja. Dengan dukungan teman-teman aku dan Dinda benar-benar berangkat. Pelepasan pesiar pukul 10.00, sebelum berangkat kami mampir kosan dulu untuk mengambil baju preman dll. Sekitar pukul 11.30 kami berangkat dengan menggunakan baju PDH, sopir travel sudah menunggu di depan BRI, kami berangkat bertiga plus sopir travel, kebetulan waktu itu Fairus juga ikut ke Jakarta bertemu orang tuanya. Awalnya perjalan lancar-lancar saja, tetapi setelah keluar tol, jalanan macet total, aku dan Dinda sudah deg-degan setengah mati, bisa sampai tepat waktu gak ya, masalahnya voucher belum di print, tiket juga belum di tuker, dan parahnya lagi syarat penukaran tiket adalah fotocopy KTP, berarti sebelum ke ancol kami harus mencari tempat print dan fotocopy. Perjalanan hari itu memang banyak rintangan, macet, cari tempat print yang susahnya minta ampun, sampai harus masuk gang-gang kecil, beruntungmya waktu itu ada tempat service AC yang ada printernya kami terpaksa harus mengemis koko itu untuk print voucher, setelah semua beres kami berangkat ke Ancol, and INFINITE kami datang. 

Sampai di Ancol sekitar pukul 16.00, kami langsung mencari tempat penukaran tiket, tapi sebelumnya kami sempat-sempatnya membeli goodies-goodies konser di stand-stand yang ada. Tempat penukaran tiket ketemu, walaupun sebelumnya sempat muter-muter dulu, akhirnya tiket sudah di tangan.  Sebelum memulai perjuangan Mengantri, kami ke toilet terlebih dahulu, di depan toilet tiba-tiba ada yang manggil, eh, ternyata ketemu Mr.Ronzzykevin (ketemu juga kita Ron, Ron memang selalu beruntung, dia cerita waktu dia ikut prescon infinite, dll, dan itu benar-benar membuat kami IRI). Sebelum sholat kami harus antri toilet terlebih dahulu, kebetulan musholla deket toilet, setelah sholat ganti baju OGS kemudian kami SIAP UNTUK ANTRI.

Kami antri dari Pukul 17.00 itupun sudah termasuk barisan depan, tapi tapi tapi pintu masuk belum dibuka juga, ternyata yang boleh masuk cuma yang punya tiket fast track. Akhirnya setelah penantian panjang, pukul 18.45 pintu masuk gedung di buka, ternyata dan ternyata antrian di dalam  masih panjang, well lanjut antri untungnya antrinya rapi n tidak berdesakan salut deh buat Synergizm. Pukul 19.00 kami sudah bisa masuk venuenya, Ya Allah BAHAGIAnyaaaa!!, FESTIVAL SAYAP KIRI, Nam Woohyun Istrimu disini !!!!!.

Masuk venue bukan berarti konsernya langsung di mulai, ternyata di dalam belum terlalu ramai orang, di Layar MV-MV Infinite di putar semua mulai dari Dorawa sampai Destiny. Bayangkan! baru MV aja kita hebohnya minta ampun, apalagi performnya langsung. setelah MV-MV itu diputar sampai 3 kali putar, INSPIRIT udah pada tidak sabar melihat INFINITE. Pukul 19.55 Infinite masih belum keluar juga, tiba-tiba Laser yang di panggung menyala dan VCR diputar (mari bayangkan bersama Euforianya).

Bener-bener tidak tahu mau bilang apa, Masyaallah ya Allah kenapa ada Makhluk se tampan dan Se Ganteng mereka !!!. Pengen rasanya meluk mereka, liat badan Namu yg keker itu, NAM WOOHYUN, u make me crazy !!! sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!. Festival kiri lumayan sering di lewatin juga sama mereka, tapi yang paling sering itu sungyeol, kalau di hitung-hitung Namu cuma 2 kali, myungsoo juga, sisanya Hoya, Sungjong, Dongwoo, Gyu dan Sungyeol yang sering lewat di fest kiri.

KIM MYUNGSOO !! Subhanallah Ya Allah, Mukanya mulus putih, bener-bener malaikat tanpa sayap!. Namwuyun Nam Woohyun jugaaaa, senyummu itu sayaaaangg!!, sungyeol ganteng mampus, sunggyu, hoya, sungjong, bahkan seorang dongwoo pun aslinya GANTENG MAMPUS SUMPAH !!!.

Saking fokusnya sama muka mereka kita sampe lupa dengan segalanya, lupa kalau malam itu ada pengecekan, lupa kalo harus balik ke kampus, lupaaaaaaaaaaaaaa!!!.

Konser berakhir sekitar pukul 22.00, gak terasa, pengen ngulang lagi rasanya, pengen biar bisa deket mereka.

Berangkat balik ke kampus jam 00.00, itu pun supirnya berenti-berenti karena ngantuk, Alhamdulillah selama perjalanan pulang gak ada hambatan sama sekali. Makasi Ya ALLAH.

Ya  Allah, ini merupakan pengalaman terbaik, terimakasih  Ya ALLAH, terimakasih Sokon NTB XXI, teman-teman Wisma Nusantara 23 atas, dan teman-teman yg tahu. Maaf sebesar-besarnya buat Mama, karena pergi kali ini mesti bohong sama mama. I know it, they just shadow, It possible for me married with them, but just saw their face I can felt happy .
                                                                                                                                               denddeee_
   


            
               

Hello Seoul !!!!!

Hello Seoul !!!!  Assalamualaikum, mari saya ceritakan tentang sebuah ketidakmungkinan yang menjadi mungkin . Bagaimana perjalanan ...